Surabaya (beritajatim.com) – Jelang Musyawarah olahraga kota (Musorkot) Surabaya, calon ketua umum (caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Arderio Hukom berkomitmen untuk menghapus beban iuran tahunan bagi cabang olahraga. Sebagai gantinya. Arderio berjanji akan mengajak pihak swasta untuk bekerja sama.
“Olahraga memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga tidak boleh lalu hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) saja. Pun juga sebagai induk cabor, tidak elok mengandalkan iuran. Jadi saya berkomitmen untuk menghapus iuran tahunan,” kata Arderio, Rabu (19/8/2025).
Arderio menjelaskan, kebijakan penghapusan iuran bulanan itu didapat dari hasil sowan ke 36 dari keseluruhan 64 cabor dibawah naungan KONI Surabaya. Para cabor merasa keberatan dengan beban iuran tahunan sebesar Rp1,2 juta. Selain itu, sejumlah cabor merasa KONI belum maksimal dalam memberikan partisipasi ke para cabor.
“Bagi saya, sebagai ketua KONI bukan hanya sekedar jabatan, tetapi tanggung jawab besar memperkuat fondasi olahraga dari pembinaan prestasi hingga membangun industri olahraga berdaya saing,” imbuhnya.
Sebagai bakal calon ketua umum KONI Surabaya, Auderio Hukom mengusung lima target yang akan dikerjakan apabila nantinya mendapat kepercayaan dari para cabor. Lima target yang sudah disampaikan ke para cabor itu antara lain, Menyatukan semua bidang olahraga dengan semangat kolaborasi, mendorong prestasi atlet dengan pembinaan yang nyata, mengembangkan ekonomi san industri olahraga Surabaya, membangun tata kelola KONI yang modern dan transparan, terakhir, menjadikan olahraga senagai gaya hidup di Surabaya.
Dengan lima gagasan yang dipikul oleh Arderio Hukom, sejumlah dukungan pun muncul dari pengurus cabor. Salah satunya dari ketua Muaythai kota Surabaya Hendry Lianto. Menurut Hendry, saat ini perlu ada reformasi di tubuh KONI Surabaya demi kepentingan prestasi para atlet. Sehingga, Arderio adalah sosok yang pas untuk menjadi nahkoda baru KONI.
“Saya mengenal pak Arderio ini cukup lama, dan selama ini memang mempunyai jiwa leadership yang kuat dan kapabilitas yang tinggi. Untuk itu kami mendukung penuh sebagai ketua KONI Surabaya,” ungkapnya.
Salah satu program Arderio Hukom yang membuat Hendry jatuh hati adalah membuat olahraga di kota Surabaya menjadi lifestyle dan industri. Hendri menilai, program itu buah dari kecerdasan Arderio Hukom dan rasa peduli terhadap kesejahteraan para atlet.
“Dengan menjadikan olah raga sebagai industri, ini akan berdampak langsung akan prestasi dan kesejahteraan atlet. Kenapa demikian, karena atlet ini akan terus memberikan kontribusinya terhadap olah raga secara berkala,” pungkasnya. [ang/suf]






