Surabaya (beritajatim.com) – Tes Kompetensi Akademik (TKA) Nasional bakal digelar serentak mulai 3-6 November 2025. Di Jawa Timur, sebanyak 390.186 siswa dari jenjang SMA, SMK, dan MA siap mengikuti ujian.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai mengingatkan seluruh peserta untuk tidak meremehkan TKA, meski sifatnya opsional dan bukan penentu kelulusan.
“Model soal TKA didominasi literasi dan analisis. Jika siswa tidak terbiasa, ini akan menyulitkan. Siswa harus rutin belajar agar Senin (3/11) nanti bisa mengerjakan dengan mudah,” kata Aries, Kamis (30/10/2025).
Aries menekankan TKA memiliki peran krusial, terutama bagi siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
“Hasil TKA akan digunakan sebagai validator nilai rapor untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP),” jelasnya.
Tujuan utamanya adalah mendorong penilaian satuan pendidikan (sekolah) lebih objektif dalam SNBP. Selain itu, nilai TKA juga diharapkan memperkuat proses seleksi secara keseluruhan.
“Ini (TKA) akan membantu sekolah dan siswa dalam memberikan informasi capaian akademik, serta mendorong peningkatan kualitas penilaian,” tambah Aries.
Terkait pelaksanaan, Aries mengklaim kesiapan infrastruktur di Jatim sudah terjamin. Pihaknya sudah meninjau beberapa sekolah selama gladi bersih yang baru saja selesai kemarin.
Total 4.323 satuan pendidikan di Jatim akan terlibat. Mayoritas, 4.177 sekolah menggelar TKA mandiri. Sebanyak 146 sekolah harus menumpang karena keterbatasan fasilitas.
Untuk masalah teknis, Dindik Jatim sudah berkoordinasi dengan PLN dan penyedia jaringan internet.
“PLN memastikan jaminan listrik aman selama TKA. Mereka menyiapkan UPS atau genset cadangan di beberapa wilayah jika terjadi gangguan listrik,” papar Aries.
Untuk daerah terpencil atau kepulauan, sistem semi-online akan digunakan. “Semua diatur sistem, ini memudahkan daerah-daerah terjauh menggunakan semi-online,” pungkasnya. [ipl/ian]






