Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC akan menjalani laga berat menjamu Persija Jakarta, pada pekan ke-10 Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (24/10/2025) besok.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab sejuah ini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab belum sekalipun meraih kemenangan saat berlaga di kandang sendiri. Terlebih lawan yang akan dihadapi merupakan tim besar sekelas Macan Kemayoran.
Hanya saja tim binaan Angel Alfredo Vera mendapat suntikan kepercayaan diri usai sukses menambah 3 poin dari markas Dewa United FC pada laga sebelumnya, sebab pada laga tersebut mereka berhasil menang 2 gol tanpa balas.
Sementara Persija datang dengan modal besar pasca mengalahkan Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Terlebih sang juru taktik Persija, Mauricio Souza sedikit banyak memahami pola dan karakter Madura United yang sempat menjadi juru taktik tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
Namun Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi mengakui jika timnya tengah menjalani ujian penting untuk mengukur mental dan kedewasaan tim. Sekaligus meminta pemain agar selalu bekerja keras dan tidak mengandalkan faktor eksternal seperti keberpihakan wasit dan lainnya.
“Kami sampaikan kepada pemain agar tidak ada yang bisa dilakukan sekarang, kecuali terus berlatih dan memperbaiki diri. Jangan berharap kepada kebaikan wasit, karena hampir semua klub pernah dirugikan oleh keputusan wasit,” kata Achsanul Qosasi, Kamis (23/10/2025).
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa AQ juga menyoroti pentingnya menjaga motivasi dalam menghadapi jadwal padat ke depan. Dalam dua pekan berikutnya, Madura United dijadwalkan melakoni tiga laga berat beruntun, termasuk melawan PSM Makassar dan Borneo FC.
“Semua lawan berat, tapi yang paling penting sekarang adalah bagaimana pemain tampil disiplin dan menikmati permainan. Kemenangan akan datang kalau mereka percaya dengan kerja keras sendiri,” pungkasnya. [pin/but]






