Surabaya (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim melaporkan, gempa berkekuatan 5,7 SR di 46 km Timur Laut Banyuwangi pada Kamis (25/9/2025) tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyatakan total kerusakan sementara per hari Jumat pukul 13.00 WIB mencapai 85 unit bangunan. Rinciannya meliputi 33 unit rumah rusak berat, 18 unit rumah rusak sedang, 28 unit rumah rusak ringan, 4 unit fasilitas umum/ibadah, 2 unit tempat usaha
”Korban satu jiwa luka ringan berusia 81 tahun di Kabupaten Jember. Untuk pengungsi nihil, warga mengungsi ke kerabat,” kata Gatot di kantornya, Jumat (26/9/2025).
Wilayah yang terdampak parah (VII MMI) mencakup Situbondo (Kecamatan Banyuputih), Banyuwangi (Kecamatan Wongsorejo), Bondowoso (Kecamatan Klabang dan Ijen), dan Jember (Kecamatan Mayang).
BPBD Jatim saat ini mendampingi Tim BNPB dan terus melakukan assessment serta pendataan dampak di lokasi. Bantuan kebutuhan dasar juga sudah didistribusikan kepada warga terdampak di Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi.
”Bu Gubernur (Gubernur Jatim Khofifah Indar Pawaransa) rencana pada Sabtu (27/9/2025) besok akan turun ke Situbondo untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten,” tutupnya. [tok/beq]






