Surabaya (beritajatim.com)- Pada era yang serba canggih ini, memasak sudah menjadi lebih cepat dan praktis berkat berbagai alat modern, salah satunya microwave. Hanya dengan beberapa menit, makanan bisa hangat tanpa harus repot menyalakan kompor atau menunggu lama.
Microwave memang memudahkan kita untuk memanaskan makanan dengan cepat, terutama di tengah kesibukan sehari-hari. Namun, tidak semua bahan makanan aman untuk dipanaskan di dalamnya. Beberapa jenis makanan atau kemasan bisa menimbulkan bahaya, mulai dari perubahan rasa dan nutrisi, hingga risiko kebakaran atau pelepasan zat beracun.
Telur Mentah Utuh
Telur yang masih utuh tidak disarankan untuk dimasukkan ke dalam microwave karena dapat menyebabkan ledakan. Tekanan uap yang terbentuk di dalam cangkang saat dipanaskan bisa membuat telur meledak dengan keras, menimbulkan kotoran di dapur, bahkan risiko luka ringan. Jika ingin memanaskan telur, sebaiknya kupas terlebih dahulu atau pecahkan dalam wadah yang aman.
Daging Beku
Daging yang baru keluar dari kulkas tidak disarankan untuk dimasak menggunakan microwave. Meski penggunaan microwave lebih praktis, tetapi hanya akan membuat daging bagian luar matang terlebih dahulu, sedangkan daging bagian dalam masih membeku. Hal ini beresiko menimbulkan adanya bakteri berbahaya seperti salmonella dan E.coli.
Sayuran tinggi nitrat
Sayuran seperti bayam, seledri, dan bit kaya akan nitrat. Saat dipanaskan ulang di microwave, nitrat ini dapat berubah menjadi nitrit, yang berpotensi menjadi karsinogenik. Risiko ini meningkat jika sayuran sudah lama didiamkan sebelum dipanaskan kembali. Untuk menjaga keamanan, sebaiknya konsumsi sayuran segera setelah dimasak atau dipanaskan hanya sebagian kecil untuk sekali makan.
Cabai
Panas dari microwave bisa membuat capsaicin, senyawa penyebab pedas pada cabai, menguap dan tersebar ke udara. Dampaknya bisa membuat mata perih, tenggorokan terasa panas, hingga batuk-batuk parah. Untuk menghangatkan makanan yang mengandung cabai, sebaiknya gunakan metode pemanasan lain atau dipanaskan dalam wadah tertutup rapat agar uap cabai tidak menyebar.
Meskipun microwave memang memudahkan hidup sehari-hari, tapi kenyamanan tidak boleh mengalahkan keselamatan. Dengan mengetahui bahan makanan yang sebaiknya dihindari, Anda bisa tetap menikmati kemudahan microwave tanpa mengorbankan kesehatan dan keamanan. [Erlina]






