Surabaya (beritajatim.com) – Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, YM Philip Taula, melakukan kunjungan resmi ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur pada Senin, 15 September 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk memperluas kerja sama bilateral, dengan Jawa Timur sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis.
Philip Taula, yang kembali bertugas di Indonesia sejak Februari 2025, menyampaikan kunjungannya kali ini fokus pada peningkatan kerja sama bisnis. “Banyak bidang ekonomi yang berpotensi dikembangkan bersama, seperti riset di sektor pertanian dan peternakan,” ujarnya. Ia juga menyebut ekspor produk unggulan seperti susu, apel, kiwi, dan bawang dari Selandia Baru memiliki peluang untuk terus ditingkatkan.
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menyambut baik tawaran tersebut. Ia menyebut Jawa Timur sebagai provinsi yang kuat di bidang manufaktur, perdagangan, dan ketahanan pangan. Meskipun Jawa Timur surplus pada sejumlah komoditas, Adik mengakui masih butuh transfer teknologi pertanian. “Kami berharap Selandia Baru dapat menjadi mitra dalam transfer teknologi untuk meningkatkan produktivitas petani,” katanya.
Di sisi lain, Philip Taula juga melihat potensi kerja sama di sektor pendidikan. Saat ini, ada sekitar 70 mahasiswa Indonesia yang belajar di Selandia Baru dengan beasiswa, terutama di bidang pertanian. Ia bahkan telah berdiskusi dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk memperluas program pertukaran pelajar dan kursus singkat.
Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Jatim, Eric Harianto, menambahkan bahwa Indonesia kini fokus pada pengembangan energi terbarukan dan industri hijau. Ia melihat Selandia Baru sebagai mitra potensial untuk menjajaki peluang kerja sama dalam green industry dan teknologi ramah lingkungan.
“Kami ingin menjajaki peluang kerja sama dengan Selandia Baru, terutama dalam industri hijau dan energi hijau,” ungkap Eric.
Menurutnya, kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem penta helix (akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, media) yang sedang dibangun Indonesia.[rea]






