Surabaya (beritajatim.com) – Tokoh muda NU, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) mengapresiasi keputusan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang menghentikan sementara impor gula rafinasi atau gula industri.
Gus Ubaid menilai keputusan ini sebagai angin segar bagi petani tebu di daerah, karena dapat menyerap gula dalam negeri dengan baik.
“Kami mengapresiasi statement Wakil Menteri Pertanian Mas Sudaryono yang mengatakan pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara impor gula rafinasi atau gula industri. Ini karena bisa sangat menyerap gula dalam negeri dengan baik,” katanya, Kamis (11/9/2025).
Menurut Gus Ubaid, penghentian impor gula rafinasi menunjukkan semangat pemerintah dalam membela hajat hidup masyarakat banyak, khususnya petani tebu.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Presiden Prabowo yang telah membayar tebu petani hingga periode 14, meskipun masih tersisa tiga periode lagi.
Pembayaran ini membantu petani tebu untuk biaya menanam tebu kembali dan biaya hidup sehari-hari.
“Meskipun masih tersisa tiga periode lagi, setidaknya kami petani tebu bisa bernapas kembali untuk biaya menanam tebu kembali dan biaya hidup sehari-hari,” tuturnya.
Gus Ubaid berharap keputusan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani tebu dan mengurangi ketergantungan pada impor gula. Dengan demikian, petani tebu dapat lebih berdaya saing dan meningkatkan produksi gula dalam negeri. (tok/ted)






