Kudus (beritajatim.com) – Demi menjaga tradisi emas bulutangkis Indonesia, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum kembali menggelar Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum Jati, Kudus.
Ajang pencarian bakat ini diikuti sebanyak 1.729 peserta dari berbagai daerah, sebagai langkah nyata dalam menemukan dan membina atlet muda potensial.
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa audisi umum menjadi fondasi penting dalam strategi jangka panjang klub.
“Atlet-atlet muda adalah denyut nadi bagi masa depan bulutangkis kita. Kami siap menempa mereka menjadi pahlawan bulutangkis di masa depan dan memastikan nyala api kejayaan bulutangkis Tanah Air tetap terjaga,” ungkap Yoppy.
Audisi tahun ini difokuskan pada kelompok usia U-11 dan U-12, sehingga tim pencari bakat lebih mudah menemukan talenta dengan kemampuan alami sekaligus mental juara.
Ketua Tim Pencari Bakat, Sigit Budiarto, menjelaskan tidak hanya mencari bibit unggul yang memiliki bakat teknis. “Kami juga mencari mereka yang memiliki semangat, daya juang tak kenal lelah, dan karakter kuat.”kata Sigit, Rabu (10/9/2025).
Koordinator Tim Pencari Bakat Putra, Fung Permadi, menambahkan bahwa aspek fisik dan kecerdasan bermain menjadi kriteria utama. Sementara Koordinator Tim Putri, Yuni Kartika, menekankan pentingnya postur tubuh ideal.
“Faktor fisik menjadi sangat penting agar para atlet mampu bersaing di level internasional,” jelas Yuni.
Penghargaan untuk Legenda
Dalam rangkaian acara, PB Djarum juga memberikan penghargaan dengan memasukkan Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito ke dalam Hall of Fame PB Djarum.
Ahsan yang baru saja gantung raket menyampaikan apresiasinya. “Klub ini bukan hanya tempat berlatih, tetapi adalah rumah yang membentuk saya menjadi atlet,” katanya.
Sementara Shesar memberikan motivasi kepada para peserta audisi.
“Manfaatkan kesempatan emas ini, tunjukkan semua kemampuan kalian. Kalah atau menang adalah bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah semangat juang yang kalian tunjukkan,” pesannya.
Antusias Peserta dan Dukungan Legenda
Selain Ahsan dan Shesar, kehadiran legenda bulutangkis lainnya seperti Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad turut memberi semangat tambahan. Para peserta tampak antusias mengabadikan momen bersama idola yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Gelaran Audisi Umum PB Djarum 2025 di Kudus ini kembali menegaskan komitmen klub untuk menjaga regenerasi dan memastikan Indonesia tetap menjadi kekuatan utama bulutangkis dunia. (ted)






