Lamongan (beritajatim.com) – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lamongan terus diperluas. Kualitas makanan yang disajikan juga terus dijaga.
Salah satu sekolah yang baru mulai mendapatkan distribusi MBG adalah SMK PGRI Sukodadi. Total 515 siswa di sekolah ini, mulai merasakan manfaat program yang diusung Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025).
Kepala SMK PGRI Sukodadi, Nasikan, menyebut hadirnya MBG memberi banyak dampak positif. Selain membantu pemenuhan gizi siswa, program ini juga meringankan beban orang tua.
“Menunya sangat memuaskan bagi anak-anak, bergizi, dan variatif. Kami berharap siswa bisa lebih berprestasi, baik akademik maupun nonakademik. Orang tua juga terbantu karena tidak perlu terburu-buru menyiapkan sarapan,” kata Nasikan.
Hal senada disampaikan siswa kelas XII TKJ, Alifian Maulana Musa, yang mengaku senang dengan adanya MBG. Menurutnya, menu yang lengkap membuat kebutuhan gizi siswa lebih terjamin.
“Di menu hari ini ada ayam, sayur, susu, dan buah. Sangat lengkap. Ini membantu orang tua yang kadang kesulitan memenuhi gizi anak-anaknya,” kata Maulana.
Kualitas makanan untuk program MBG dijamin oleh penyedia. Pengelola SPPG Prasojo Sukodadi, Ismawan, menegaskan setiap menu selalu berganti dan diproses dengan bahan segar.
“Proses pengolahan dijaga higienis. Agar tidak basi, makanan didinginkan sebelum dikemas, dan komponen basah serta kering dipisahkan,” ujarnya.
SPPG Prasojo setiap hari melayani sebanyak 3.300 posri MBG, yang didistribusikan ke 50 lembaga pendidikan.
Ismawan juga tidak menutup diri, jika dikemudian hari terdapat hal-hal yang perlu dievaluasi. Saran dan masukan bisa disampaikan melalui koordinator sekolah.
“Kami sangat terbuka, jika ada saran dan masukan, kami siap menindaklanjuti dengan sebaik mungkin,” tuturnya.
Dengan dukungan kualitas dan pemerataan distribusi, program MBG diharapkan dapat terus memperkuat fondasi kesehatan sekaligus mendongkrak prestasi generasi muda Lamongan. [fak/aje]






