Jombang (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.
Penangkapan ini membuat KPK menetapkan Immanuel Ebenezer sebagai tersangka dalam kasus korupsi yang tengah diselidiki. “Menghormati proses hukum dan mengapresiasi langkah penegakan hukum,” kata Kaesang saat ditemui di sela-sela ziarah ke makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (22/8/2025).
Immanuel Ebenezer, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung militan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pernah menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman). Meskipun demikian, Kaesang menegaskan bahwa realitas politik tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. “Sesuai dengan program Pak Prabowo untuk membasmi koruptor,” tambah Kaesang.
Ketika ditanya mengenai sikap Presiden Jokowi terkait penangkapan tersebut, Kaesang enggan memberikan komentar lebih lanjut. “Iya, langsung tanya ke bapak, jangan ke saya,” ujarnya dengan senyuman.
Ziarah Kaesang ke Makam Gus Dur sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-80. Sebelumnya, Kaesang juga mengunjungi makam Presiden RI ke-3 BJ Habibie, dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Blitar.
“Dalam rangka peringatan hari ulang tahun Indonesia ke-80, alhamdulillah bisa ziarah ke makam presiden,” kata Kaesang. [suf]






