Surabaya (beritajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 kini aktif mendorong para pelaku UMKM di Surabaya, untuk berani bertransformasi ke ranah digital. Upaya ini diwujudkan lewat program pelatihan intensif “IMpowering UMKM Go Digital: Kolaborasi Telco untuk Negeri”.
Program ini akan diselenggarakan di 12 cabang IOH di Jawa Timur. Pelatihan tidak hanya berfokus pada konektivitas internet, tapi juga meningkatkan kapasitas para pelaku usaha. Materi yang diberikan mencakup strategi mengemas produk sesuai selera pasar modern dan teknik pemasaran digital yang efektif di berbagai platform.
Menurut Isprayudi Prabowo, VP Head of Sales Eastern East Java IOH, program ini merupakan yang pertama kalinya bagi UMKM di Jawa Timur.
“Awalnya kami khususkan untuk UMKM perempuan. Sekarang kami kembangkan menjadi UMKM yang lebih umum,” jelas Isprayudi.
Untuk menunjang kebutuhan internet para peserta, IOH akan menawarkan produk modem khusus dengan harga terjangkau.
“Tentunya untuk usaha UMKM ini pasti butuh koneksi internet, sedangkan modem fleksibel dan bisa dibawa ke mana-mana,” tambahnya.
Sekretaris Dinas K-UKM dan Perdagangan Kota Surabaya, Awaludin Arief, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengatakan bahwa Pemkot Surabaya telah memiliki kanal pemasaran digital melalui aplikasi E-Peken yang terbukti efektif.
“Sampai hari ini, per bulan transaksi di E-Peken sudah mencapai 11 miliar rupiah,” kata Arief.
Pemerintah kota sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Gojek, Tokopedia, dan Lazada, dalam memberikan pelatihan digital kepada para UMKM.
“Kami malah mencari pihak-pihak yang ingin melakukan CSR seperti ini,” pungkasnya.
Program pelatihan ini diharapkan dapat membantu para UMKM, khususnya di Surabaya, untuk menguasai pemasaran digital dan meningkatkan daya saing mereka di era ekonomi digital.[rea]






