Surabaya (beritajatim.com) – Dalam dunia kecantikan, khususnya skincare dan makeup, sering kali kita menemukan berbagai istilah dalam bahasa Inggris yang terdengar asing. Padahal, memahami arti dari istilah-istilah ini sangat penting agar kita bisa memilih produk yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit.
Berikut ini lebih dari 25 istilah populer dalam skincare dan makeup yang mungkin belum banyak diketahui orang.
Istilah Umum dalam Dunia Skincare
Greasy:
Artinya berminyak. Biasanya digunakan untuk menggambarkan tekstur produk yang terlalu licin atau membuat wajah tampak mengkilap.
Tacky/Sticky:
Merujuk pada sensasi lengket setelah mengaplikasikan produk skincare.
Peeling:
Kondisi kulit menggumpal atau mengelupas akibat penumpukan produk skincare yang tidak terserap dengan baik.
Thick:
Menandakan produk dengan tekstur yang tebal, berat, dan biasanya butuh waktu lebih lama untuk meresap.
Whitecast:
Lapisan putih yang tertinggal di kulit setelah menggunakan sunscreen atau tone-up cream.
Clog Pores / Comedogenic:
Produk yang dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya komedo atau jerawat.
Glowing:
Istilah yang menggambarkan kulit cerah, sehat, dan tampak segar dari dalam.
Layering / Combine:
Teknik menggunakan beberapa produk skincare secara berlapis untuk hasil maksimal.
Skin Barrier:
Lapisan pelindung kulit paling luar yang menjaga kulit dari polusi, sinar UV, dan bakteri.
All Skin Type:
Produk yang aman digunakan untuk semua jenis kulit.
Hypoallergenic:
Produk yang dirancang minim risiko alergi, cocok untuk kulit sensitif.
Exfoliate:
Proses mengangkat sel kulit mati dan kotoran menggunakan scrub atau bahan kimia seperti AHA dan BHA.
Istilah Khusus Makeup yang Sering Digunakan
Cakey:
Makeup terlihat terlalu tebal, menggumpal, dan tidak menyatu dengan kulit.
Creasing / Crack:
Makeup yang retak, terlebih di garis-garis halus seperti area bawah mata dan senyum.
Flaking:
Maskara atau produk mata yang rontok membentuk serpihan hitam di bawah mata.
Fall Out:
Serbuk eyeshadow yang berjatuhan saat diaplikasikan, terutama pada produk yang kurang pigmented.
Patchy:
Makeup yang terlihat tidak rata karena kulit kurang terhidrasi atau produk sulit dibaurkan.
Smudge:
Makeup yang bergeser atau luntur karena terkena gesekan atau sentuhan.
Transfer:
Makeup yang mudah berpindah ke benda lain seperti masker atau pakaian.
High Pigmented:
Produk yang memiliki warna kuat dan langsung keluar saat diaplikasikan.
Transferproof / Smudgeproof / Waterproof:
Produk yang tahan gesekan, tidak mudah berpindah, dan tahan terhadap air.
Buildable:
Produk yang bisa digunakan berlapis tanpa membuat makeup terlihat tebal.
Blend:
Proses membaurkan produk agar menyatu sempurna dengan kulit.
Coverage:
Kemampuan foundation atau cushion dalam menutupi ketidaksempurnaan wajah seperti bekas jerawat, pori-pori besar, dan warna kulit tidak merata.
Touch Up
Mengulang atau memperbaiki makeup setelah digunakan dalam waktu lama.
Matte:
Hasil akhir makeup yang bebas kilap, cocok untuk kulit berminyak.
Satin:
Finish antara matte dan dewy; tidak terlalu kering, tapi juga tidak terlalu berkilau.
Dewy:
Makeup dengan tampilan akhir glowing dan lembap seperti glass skin, cocok untuk kulit normal hingga kering.
Memahami istilah-istilah dalam dunia skincare dan makeup bukan hanya penting untuk terlihat up-to-date, tetapi juga membantu kita dalam memilih dan mengaplikasikan produk secara lebih tepat.
Dengan pengetahuan ini, kamu bisa lebih percaya diri dan cerdas dalam merawat kulit serta berdandan sesuai kebutuhan kulitmu. Untuk kamu yang ingin mencari produk terbaik berdasarkan istilah-istilah di atas, pastikan membaca label dan review sebelum membeli, ya! (fyi/kun)






