Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Tim Nasional Indonesia kini tidak lagi berfokus hanya di Jakarta. Sebagai bagian dari strategi desentralisasi sepak bola nasional, PSSI akan mulai menggelar laga-laga timnas di berbagai stadion berstandar FIFA di seluruh Indonesia. Salah satu langkah konkret adalah rencana pertandingan Timnas U-17 melawan sejumlah negara di Sumatera Utara.
“Tim nasional jangan sampai Jakarta sentris. Makanya U-17 kita mainkan di Sumatera Utara. Ya, karena persiapan Piala Dunia, bermain bersama Afrika Selatan, Tajikistan, satu negara belum fix,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Laga-laga persahabatan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas U-17 menghadapi Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung pada 3–27 November mendatang. Indonesia tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Dua negara, yakni Afrika Selatan dan Tajikistan, telah mengonfirmasi kesediaannya untuk menjadi lawan tanding dalam rangka uji coba menjelang turnamen tersebut.
Erick menambahkan bahwa pemilihan Sumatera Utara, khususnya Stadion Deli Serdang sebagai venue, bukan tanpa alasan. Stadion ini merupakan fasilitas baru yang dibangun oleh pemerintah pusat dan sebelumnya digunakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI pada 2024 lalu.
“Kita juga memberi kesempatan, apalagi di Sumatera Utara itu ada stadion yang dibangun pemerintah pusat,” imbuh Erick.
Saat ini, skuad Timnas Indonesia U-17 tengah menjalani pemusatan latihan di Bali hingga 6 Agustus 2025. Latihan intensif tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menghadapi tekanan berat di babak penyisihan grup Piala Dunia U-17, termasuk menghadapi Brasil yang telah empat kali menjuarai turnamen tersebut.
PSSI menyatakan jadwal resmi pertandingan uji coba internasional akan diumumkan dalam waktu dekat. [way/beq]






