Surabaya (beritajatim.com) – Drama China terbaru berjudul “Reborn” resmi tayang sejak 19 Juni 2025 di berbagai platform seperti iQiyi, WeTV, dan Viu. Dengan total 23 episode berdurasi sekitar 45 menit, serial ini langsung memikat penonton setia genre misteri dan coming-of-age. Episode pamungkasnya telah ditayangkan pada Minggu, 29 Juni 2025.
Dibintangi Zhang Jing Yi dan Zhou Yi Ran, Reborn mengambil latar waktu tahun 2007 dan berfokus pada kehidupan Qiao Qing Yu, seorang remaja 16 tahun yang harus pindah dari kota kecil Shunyun ke kota besar Huanzhou bersama keluarganya.
Kepindahan ini menjadi titik awal dari perjalanan emosional dan misterius Qing Yu dalam mengungkap masa lalu kelam keluarganya, terutama terkait kematian kakaknya, Qiao Bei Yu. Berikut tiga alasan mengapa Reborn layak untuk kalian ikuti.
1. Cerita Misteri yang Dibangun dengan Penuh Ketegangan
Sejak episode awal, Reborn telah menanamkan atmosfer penuh misteri. Kepindahan keluarga Qing Yu diselimuti teka-teki, terutama karena mereka menyembunyikan keberadaan kakak perempuannya yang telah meninggal, Bei Yu.
Sosok Bei Yu menjadi pusat dari rahasia keluarga yang lama dikubur. Qing Yu justru memilih menggali masa lalu, di saat ibunya ingin melupakannya.
Dugaan tentang penyebab kematian sang kakak semakin membingungkan, mulai dari tuduhan mengidap AIDS hingga rumor hubungan terlarang. Banyak bukti-bukti yang seolah menandakan adanya trauma.
Tokoh Ming Sheng, teman sekelas Qing Yu yang pendiam dan penuh teka-teki, menjadi sosok penting dalam penyelidikan ini. Kehadirannya memunculkan lebih banyak pertanyaan, sekaligus menjadi kunci dari rahasia yang terpendam.
2. Karakter yang Dekat dengan Realita Remaja
Keunggulan utama drama ini terletak pada penggambaran tokoh-tokohnya yang kompleks namun relatable. Qing Yu adalah remaja yang rapuh namun punya keberanian untuk menggali kebenaran, meski dibayang-bayangi rasa bersalah dan duka.
Di sisi lain, Ming Sheng muncul sebagai karakter yang awalnya sulit dipahami, tapi lambat laun menunjukkan empati dan kepedulian yang tulus.
Interaksi keduanya bukan hanya tentang misteri, tapi juga tumbuhnya kepercayaan dan hubungan emosional yang menghangatkan. Dinamika ini menjadi kekuatan cerita yang menyentuh hati.
3. Visual Atmosferik dan Emosional yang Kuat
Sinematografi Reborn tampil impresif dengan permainan cahaya, bayangan, dan sudut pengambilan gambar yang intim. Setiap lokasi, baik itu lorong sekolah yang ramai maupun desa Chaoyang yang sunyi, dibangun untuk memperkuat nuansa emosional cerita.
Visualnya berhasil menggambarkan rasa sepi, cemas, hingga harapan, yang dirasakan para karakter.
Drama ini bukan hanya menawarkan cerita misteri, tapi juga pengalaman sinematik yang mengajak penonton untuk ikut merasakan setiap gejolak emosi di dalamnya.
Reborn adalah tontonan yang menggabungkan drama remaja, trauma keluarga, dan kisah pencarian kebenaran dalam balutan misteri yang kuat.
Dengan karakter yang relatable dan visual yang emosional, drama ini mampu meninggalkan kesan mendalam bahkan setelah episode terakhir berakhir. (mnd/ian)






