Lamongan (beritajatim.com) – Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, mengingatkan para pemainnya agar tetap menjaga semangat tinggi meski harus menjalani Liga 2 musim 2025/2026 tanpa dukungan langsung suporter di Stadion Surajaya. Absennya penonton ini merupakan konsekuensi sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden kerusuhan pada musim lalu di Stadion Tuban Sport Center.
Aji tak menampik bahwa atmosfer pertandingan tanpa kehadiran penonton tentu berbeda. Namun pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menurunkan motivasi dan determinasi skuadnya.
“Stadion megah, lapangan bagus, tapi tanpa penonton. Saya sudah sampaikan ke pemain, kalau ada penonton itu hal yang bagus, tapi kalau pun tidak ada, jangan sampai spirit-nya slow. Semangat harus tetap terjaga,” ujar Aji, Kamis (3/7/2025).
Selain mengingatkan skuadnya, Aji juga berharap hukuman ini dapat menjadi pelajaran bagi para pendukung Persela agar lebih dewasa dalam memberikan dukungan. Menurutnya, emosi boleh saja meledak, tetapi jangan sampai berujung tindakan yang merugikan klub.
“Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi saudara-saudara kita, suporter. Boleh jengkel, boleh marah, tapi jangan sampai kejadian seperti musim lalu terulang kembali,” katanya.
Di sisi lain, Aji juga menyoroti format baru Liga 2 musim ini yang akan membuat kompetisi kian ketat. Liga 2 2025/2026 hanya akan dibagi dua wilayah, Barat dan Timur, dengan sistem triple round-robin. Juara grup otomatis promosi ke Liga 1, sementara tim-tim lain harus bersaing lebih keras untuk memperebutkan satu tiket tambahan.
“Formasi dua wilayah Barat dan Timur, dan juara grup otomatis lolos ke Liga 1. Artinya, persaingan akan sangat ketat. Tiap pertandingan harus dianggap final,” tegas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Dengan tantangan berlapis musim ini — mulai dari absennya dukungan langsung di stadion hingga format kompetisi yang lebih menuntut konsistensi — Aji berharap skuad Persela tetap fokus dan tampil maksimal demi menggapai target promosi ke Liga 1.
“Karena semua tim pasti memburu posisi puncak,” pungkas Aji Santoso. [fak/beq]






