Kediri (beritajatim.com) – Kampung Inggris di Pare, Kabupaten Kediri, tak hanya dikenal sebagai pusat kursus bahasa Inggris, tetapi juga sebagai surga kuliner murah bagi para pelajar. Salah satu yang paling legendaris adalah Warung Ketan Susu Ibuk e Amik, atau yang akrab disebut Tansu Ibuk e Amik, yang sudah berdiri sejak tahun 2010.
Warung ini menyajikan ketan susu dengan harga mulai Rp3 ribu per porsi, menjadikannya salah satu pilihan favorit bagi siswa-siswi yang sedang menimba ilmu di Pare. Yang membedakan Tansu Ibuk e Amik dengan tempat lain adalah beragam pilihan topping yang bisa disesuaikan dengan selera. Ada ketan original, ketan dengan tambahan susu, bubuk kedelai, parutan kelapa, hingga topping komplit.
“Ini ketan meskipun murah, tapi bisa bikin kenyang,” ujar Bu Amik, pemilik warung yang menjadi ikon kuliner di lingkungan Kampung Inggris. Selain menu ketan, tersedia juga pilihan lain seperti mie goreng, mie rebus, mie jumbo, gorengan, dan aneka minuman.
Warung ini sangat populer di kalangan pelajar, terutama karena suasananya yang asri dan nyaman, terletak dekat dengan area perkebunan, sehingga cocok untuk bersantai, berkumpul, hingga belajar bersama.
“Dulu banyak bule-bule yang datang ke sini ya sama tutornya. Saat ini juga ada tapi tidak sebanyak sebelum corona,” kata Bu Amik mengenang masa-masa ramai pengunjung asing.
Tansu Ibuk e Amik juga mendapat pujian dari pelajar asing, termasuk dari Thailand.
“I think this taste much better rather than Khauniau in Thailand because this Tansu is sweet,” ujar salah satu pelajar Thailand yang mengaku lebih menyukai rasa tansu di sini dibanding makanan ketan khas negaranya, Khauniau.
Warung Ketan Susu Ibuk e Amik buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga 18.00 WIB. [nm/aje]






