Tulungagung (beritajatim.com) – Seorang calon jemaah haji asal Tulungagung, Isdiyono Taslim Atmo Suwito, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Isdiyono merupakan warga Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung dan tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Surabaya.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, Moh Makrus Manan, membenarkan kabar duka tersebut.
“Jemaah tersebut meninggal kemarin. Sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo, Isdiyono sempat mengalami kecelakaan dan harus menjalani operasi. Namun kondisinya secara fisik dinyatakan mampu sehingga bisa ikut berangkat ke Surabaya. Saat itu secara fisik hanya belum bisa jalan saja, sehingga bisa ikut diberangkatkan ke Surabaya,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
Isdiyono berangkat bersama istri dan ibunya. Namun saat pemeriksaan di Surabaya, ia dinyatakan tidak layak terbang ke Arab Saudi. Ia kemudian menjalani perawatan di RS Haji didampingi oleh sang istri, sementara ibunya tetap terbang bersama rombongan Kloter 3.
“Dinyatakan tidak layak terbang saat berada di Surabaya, istrinya memutuskan menunda keberangkatan sambil menunggu kondisi suaminya membaik,” terangnya.
Sementara itu, jemaah asal Tulungagung lainnya dalam Kloter 1, 2, dan 3 telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada 2 Mei 2025 lalu.
“Saat ini Kloter 1, 2 dan 3 yang berisi jemaah asal Tulungagung sudah di Arab Saudi,” pungkasnya. [nm/aje]






