Surabaya (beritajatim.com)– Arus balik Lebaran Idulfitri 2025 mulai memadati sejumlah ruas jalan utama di berbagai wilayah Indonesia.
Tak hanya kemacetan yang perlu diwaspadai, cuaca buruk juga menjadi tantangan tersendiri. Hingga kini, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah yang dilalui arus balik, meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Karena itu, pemudik diimbau menyiapkan diri secara jasmani maupun rohani demi keselamatan selama perjalanan.
Doa Perjalanan Arus Balik yang Dianjurkan
Di tengah hiruk-pikuk arus balik, menjaga ketenangan batin menjadi penting. Salah satu bentuk ikhtiar rohani yang bisa dilakukan adalah membaca doa saat perjalanan, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Ustadz Alhafiz Kurniawan melalui tulisannya yang dilansir lewat portal resmi Nahdlatul Ulama menganjurkan membaca doa berikut:
آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ، سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ
(Âyibûna, tâ’ibûn, ‘âbidûn, sâjidûn li rabbinâ hâmidûn)
Artinya: “(Kami) kembali, bertobat, menyembah, bersujud, dan memuji Tuhan kami.”
Doa ini bersumber dari riwayat Shahih Muslim yang disampaikan oleh sahabat Anas RA. Diceritakan bahwa saat kembali dari perjalanan, Rasulullah SAW tidak henti membaca doa tersebut hingga tiba kembali di Kota Madinah.
Imam An-Nawawi memasukkan doa ini dalam bab khusus yang berkaitan dengan doa ketika kembali dari perjalanan. Doa ini sangat relevan diamalkan oleh para pemudik yang sedang dalam perjalanan pulang ke perantauan.
Imbauan Penting untuk Pemudik
Polisi dan sejumlah lembaga terkait mengimbau para pemudik untuk:
Memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat
Istirahat secara berkala di rest area
Memantau prakiraan cuaca
Tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah
Mengisi waktu dengan dzikir dan doa agar perjalanan lancar
Arus balik memang selalu penuh tantangan. Namun, dengan persiapan matang dan doa yang terus terpanjat, semoga setiap perjalanan kembali menjadi aman, nyaman, dan penuh keberkahan. [aje]






