New York (beritajatim.com) – Format baru Piala Dunia Antarklub 2025 diprediksi akan menjadi daya tarik besar bagi pecinta sepak bola. Ajang bergengsi di bawah naungan FIFA ini kini akan digelar setiap empat tahun sekali dan diikuti oleh 32 tim, berbeda dari format sebelumnya yang hanya diikuti oleh 7 tim. Turnamen edisi 2025 dijadwalkan berlangsung di 11 kota di Amerika Serikat pada 14 Juni hingga 13 Juli.
Selain perubahan format, FIFA juga mengumumkan lonjakan signifikan dalam total hadiah yang mencapai USD1 miliar atau sekitar Rp16,6 triliun. Dari jumlah tersebut, USD525 juta (Rp8,7 triliun) akan dialokasikan untuk 32 tim peserta, sementara USD475 juta (Rp7,9 triliun) lainnya akan didistribusikan berdasarkan performa tim di sepanjang turnamen.
Distribusi hadiah berdasarkan partisipasi bervariasi tergantung pada konfederasi. Klub dari Eropa mendapatkan alokasi lebih besar, yakni antara USD12,1 juta hingga USD38,19 juta (Rp201,3 miliar-Rp635,4 miliar). Sementara itu, klub dari Amerika Latin akan menerima USD15,21 juta (Rp253 miliar). Klub dari Amerika Tengah, Amerika Utara, Afrika, dan Asia mendapatkan USD9,5 juta (Rp158 miliar), sedangkan klub dari Oseania memperoleh USD3,58 juta (Rp59,5 miliar).
Pembagian hadiah berdasarkan performa juga sangat menggiurkan. Juara turnamen akan menerima USD40 juta (Rp665,4 miliar), finalis USD30 juta (Rp499 miliar), semifinalis USD21 juta (Rp349,3 miliar), dan perempat finalis USD13,125 juta (Rp218,3 miliar). Tim yang berhasil mencapai babak 16 besar akan memperoleh USD7,5 juta (Rp124,7 miliar). FIFA juga akan memberikan insentif tambahan bagi tim yang meraih kemenangan di fase grup sebesar USD2 juta (Rp33,2 miliar) per kemenangan, sementara hasil imbang diganjar USD1 juta (Rp16,6 miliar). Dengan skema ini, tim yang keluar sebagai juara berpotensi mengantongi total hadiah hingga USD125 juta (Rp2 triliun).
“Selain hadiah uang bagi tim yang berpartisipasi, ada program investasi solidaritas yang belum pernah ada sebelumnya dengan tambahan USD250 juta (Rp4,15 triliun). Itu ditujukan kepada dolar klub di seluruh dunia. Solidaritas akan memberikan dorongan signifikan dalam upaya berkelanjutan kami menjadikan sepak bola benar-benar mendunia,” bunyi pernyataan resmi FIFA yang dikutip dari laman resmi mereka. [dio/beq]






