Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa memastikan dana bantuan sosial (bansos) program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun 2025 akan diberikan secara utuh tanpa dipotong sepeserpun. Hal tersebut ditegaskan saat menyalurkan secara langsung bansos kepada 925 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kantor Kecamatan Kutorejo.
“Hari ini akan ada penerimaan bantuan yang tidak akan dipotong sepeser pun, akan disalurkan secara utuh dan bervariatif sesuai dengan program bansos yang diterima penerima manfaat. Nominal bansos yang akan disalurkan kepada KPM bervariatif sesuai program yang diterima,” ungkapnya, Selasa (4/3/2025).
Masih kata mantan Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto ini, ada beberapa program bansos yang disalurkan. Seperti program sembako dengan nominal bantuan sebesar Rp200 ribu perbulan yang akan diserahkan sekaligus dari bulan Januari hingga Maret. Sehingga KPM menerima total bantuan sebesar Rp600 ribu.
“Kedua, PKH dengan nominal bansos mulai dari Rp225 ribu hingga Rp3,9 juta. Besaran bantuan yang diserahkan sesuai persyaratan yang berlaku. Ketiga, gabungan KPM Program Sembako dan Program Keluarga Harapan, yang terdaftar pada kedua program ini akan menerima bantuan yang mencakup nominal Program Sembako,” katanya.
Bansos ini sebesar Rp600 ribu ditambah dengan komponen bantuan dari PKH. Diakhir sambutannya, Gus Barra (sapaan akrab, red) mengatakan, bahwa bansos tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan KPM
“Uangnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, semoga tambah rezekinya, panjang umurnya, sehat badannya, dan putra-putrinya menjadi putra-putri yang Saleh dan Salehah,” tutupnya.
Diketahui, pada penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Kutorejo juga turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto dan Camat Kutorejo. [tin/aje]






