Surabaya (beritajatim.com) – Striker muda asal Banyuwangi, Riski Dwi Pangestu, sukses membuktikan kualitasnya kepada pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster. Setelah sebelumnya diragukan, pemain berusia 23 tahun ini tampil impresif saat menghadapi Persib Bandung, Sabtu (1/3/2025), dan berhasil memikat perhatian sang pelatih.
Riski, yang merupakan jebolan PON Jatim 2021, mengakui bahwa putaran kedua Liga 1 membawa tekanan besar. Namun, ia bersama rekan-rekan satu timnya terus berkomunikasi dan saling memberikan dukungan untuk menjaga kekompakan.
“Kuncinya adalah kami selalu bicara, jadi satu tim kompak, dan semua harus berpikir juara karena itu penting. Ditambah saling percaya satu sama lain, hal itu yang membuat para pemain bisa bangkit, termasuk saya,” ungkap Riski, Senin (3/3/2025).
Kepercayaan yang diberikan Paul Munster dengan memainkannya selama 90 menit penuh tak disia-siakan oleh Riski. Ia merasa sangat termotivasi menghadapi Persib dan sudah mempersiapkan diri sejak latihan.
“Saya sangat termotivasi karena menghadapi Persib Bandung. Di latihan selama seminggu, saya dicoba jadi starter dan sudah yakin bisa mencetak satu gol,” tambahnya.
Perjalanan Karier Riski Dwi Pangestu
Perjalanan Riski di dunia sepak bola profesional dimulai dari Serpong City pada musim 2021/2022. Ia kemudian bergabung dengan Sulut United sebelum beruntung direkrut oleh PSIS Semarang pada musim 2022/2023.
Pada musim 2023/2024, Riski sempat dipinjamkan ke Bekasi FC di Liga 2. Baru pada musim 2024/2025, ia menjalani seleksi bersama Persebaya Surabaya hingga akhirnya bergabung dengan tim Bajul Ijo.
Dengan performanya yang semakin matang, Riski kini bertekad memberikan kontribusi maksimal bagi Persebaya dan terus membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian dari tim inti. [way/beq]






