Banyuwangi (beritajatim.com) – Cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi semakin luas dengan beroperasinya dua dapur umum baru, yakni SPPG Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, dan SPPG Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Kedua dapur umum ini melengkapi SPPG Rogojampi, yang telah lebih dulu beroperasi sejak 3 Februari 2025. Dengan demikian, kini tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendukung distribusi makanan bergizi bagi ribuan siswa di Banyuwangi.
“Alhamdulillah, mulai pekan ini kita ada tambahan dua SPPG lagi. Dengan bertambahnya dapur umum ini, jangkauan Program MBG semakin luas. Harapannya, secara bertahap cakupannya akan terus diperluas,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu (26/2/2025).
Menurut Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, tambahan dua dapur umum ini telah beroperasi sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap melayani kebutuhan makanan bergizi bagi ribuan siswa.
Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Banyuwangi:
- SPPG Jambewangi: 8 sekolah, 1.347 siswa
- SPPG Kebalenan: 3 sekolah, 1.380 siswa
- SPPG Rogojampi: 17 sekolah, 2.915 siswa
Secara keseluruhan, program MBG di Banyuwangi kini telah menjangkau 39 sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, hingga pondok pesantren.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG di Banyuwangi agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan oleh lebih banyak siswa,” tegas Letkol Arh Joko Sukoyo.
Saat ini, pemerintah Banyuwangi masih menunggu persetujuan dari BGN untuk pengoperasian SPPG tambahan, guna memperluas cakupan program MBG di masa mendatang. [alr/beq]






