Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan yang menguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto menyebabkan Sungai Dlanggu di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/1/2024) meluap. Akibatnya dua rumah yang berada di sekitar Sungai Dlanggu terendam.
Air masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 30 cm, sementara di jalan desa setinggi 50 cm. Air berangsur surut setelah warga bersama perangkat desa dan petugas dari instansi terkait membersihkan sampah dan ranting pohon yang menyumbat aliran Sungai Dlanggu.
Sekira pukul 17.00 WIB, hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Kecamatan Dlanggu sehingga menyebabkan debit air di sungai Dlanggu mengalami peningkatan. Sekira pukul 19.20 WIB, air sungai Dlanggu meluap dan masuk ke dalam area pemukiman warga.
Sehingga menyebabkan jalan desa terendam air dan tak lama dua rumah warga terendam air karena kondisi rumah yang berdekatan dengan tanggul sungai. Luapan Sungai Dlanggu tersebut langsung dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.
Tak lama, petugas datang dan dibantu aparat terkait langsung melakukan pembersihan material sampah dan ranting pohon yang menyumbat aliran air di bawah jembatan Sungai Dlanggu. Sekira pukul 21.00 WIB, material sampah dan ranting pohon berhasil dibersihkan sehingga aliran air Sungai Dlanggu kembali normal.
Salah satu korban, Rina Eka Mardiana membenarkan, air luberan Sungai Dlanggu masuk rumahnya sekira pukul 19.30 WIB. “Air masuk sekitar 30 cm. Hujan dari sore dan rumah saya dekat tanggul sungai jadi pas debit tinggi, air meluber,” ungkapnya. [tin/ted]






