Kediri (beritajatim.com) – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Kediri mengalami lonjakan pada awal 2025 ini. Sebanyak 24 ekor sapi dilaporkan mati akibat terinfeksi oleh virus PMK.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Panganan dan Peternakan (DKPP)DKPP Kabupaten Kediri drh. Tutik Purwaningsih mengakui terjadinya peningkatan kasus PMK. Pihaknya tengah menganani secara serius maraknya penyakit ini.
“Ini merupakan kenaikan yang sangat signifikan dan kematian juga termasuk, menurut kami dari presentase kejadian itu cukup ada kenaikan dibandingkan sebelumnya,” kata drh. Tutik, pada Sabtu (4/1/2025).
251 Ekor Sapi Terinfeksi, 24 Ekor Mati
Data yang dihimpun oleh DKPP Kabupaten Kediri menyebutkan, sudah ada 251 ekor sapi yang terinfeksi oleh virus PMK hingga awal 2025 ini. Dari jumlah tersebut, 24 ekor mengalami kematian dan 59 ekor dinyatakan sembuh.
Menurut drh. Tutik lonjakan kasus PMK di Kabupaten Kediri sebenarnya sudah terjadi akhir 2024 lalu. Sejak Oktober 2024 terctat ada 50 ekor sapi yang terjangkit PMK. Kemudian sampai Desember 2024, kasus PMK menyebar hingga 100 kasus.
“Sampai dengan minggu ini jumlah itu sudah hampir 251 kasus,” jelas drh. Tutik.
Kasus PMK Menyebar pada 19 Kecamatan
Kasus PMK di Kabupaten Kediri menyebar ke sejumlah wilayah. Dari 26 kecamatan di daerah ini, 19 diantaranya ditemukan kasus PMK. Melihat kondisi itu, DKPP pun bergerak cepat dalam mengatasinya.
“Per 1 Januari kemarin sudah di 19 kecamatan dan kenaikan 29 kasus tambahan di empat kecamatan. Namun, Alhamdulillah kondisinya dalam proses penyembuhan, artinya tidak ada kematian,” tandas drh. Tutik.
Gejala PMK, Salah Satunya Muncul Lesi
DKPP meminta masyarakat di Kabupaten Kediri, khususnya peternak untuk senantiasa waspada terhadap penyakit PMK. Peternak harus rutin melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternaknya.
Ada beberapa gejala khas penyakit PMK yang menyerang pada hewan sapi. Diantaranya, hilangnya nafsu makan dan demam tinggi. Kemudian sesak nafas serta keluar lendir dari mulut atau hidung. Gejala lainnya adalah munculnya lesi pada gusi, mulut serta kaki sapi. [nm/kun]






