Pamekasan (beritajatim.com) – Keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara Pamekasan, di Jl Raya Nyalaran Nomor 224 Pamekasan, tidak lepas dari peran serta AKBP Jazuli Dani Iriawan saat menjabat sebagai Kapolres Pamekasan.
RS Bhayangkara Pamekasan, secara resmi dapat memberikan pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat, baik untuk kalangan anggota Polri maupun masyarakat umum, pasca diresmikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, Kamis (19/12/2024) lalu.
Dalam prosesnya, pembangunan rumah sakit yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 130 miliar lebih, didirikan sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.
“Dalam satu kesempatan, kami sempat menyampaikan ke Polda Jatim, bahwa di Pamekasan, membutuhkan rumah sakit Polri. Seiring dengan story Pamekasan, yang merupakan titik keresidenan (pusat pemerintahan masa lalu),” kata AKBP Jazuli Dani Iriawan, beberapa waktu lalu.
Keberadaan RS Bhayangkara Pamekasan, diharapkan dapat menjadi rujukan bagi masyarakat Pamekasan, dan sekitarnya, khususnya Sumenep maupun Sampang. “Secara geografis, Pamekasan berbatasan langsung dengan Sumenep yang memiliki banyak pulau. Sehingga pasien dari pulau yang mungkin dalam kondisi kritis tidak membutuhkan banyak waktu dibanding jarak tempuh menuju Surabaya,” ungkapnya.
“Dengan berdirinya rumah sakit Polri di Pamekasan, kita harapkan dapat menjadi wasilah kehadiran Polri untuk melayani masyarakat. Sekaligus menjadi ujung tombak Kesejahteraan di bidang pelayanan kesehatan,” sambung AKBP Dani.
Lebih lanjut disampaikan jika keberadaan RS Bhayangkara Pamekasan, nantinya akan terjalin kerjasama dengan pemerintah setempat, semisal melalui program pelayanan BPJS dan dibuka untuk kepentingan masyarakat umum (Madura), khususnya masyarakat Pamekasan.
“Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan, nantinya akan terus berkelanjutan, dan pelayanan bagi masyarakat dapat difasilitasi. Sehingga keberadaan rumah sakit ini bisa menjadi alternatif terbaik bagi masyarakat,” jelas mantan Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim.
Termasuk juga dengan kelengkapan fasilitas kesehatan yang menjadi salah satu pendorong peningkatan kesejahteraan, termasuk pendorong kelengkapan infrastruktur bidang kesehatan. “Kita berdoa semoga semuanya sesuai dengan yang diharapkan masyarakat Madura, khususnya masyarakat Pamekasan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, AKBP Jazuli Dani Iriawan masuk dalam daftar Surat Telegram Rahasia (STR) Polri, dan dimutasi sebagai Kapolres Pasuruan, Jawa Timur. Posisinya diganti AKBP Hendra Eko Triyulianto, yang sebelumnya tercatat sebagai Kasubdit I Disreskrimum Polda Jawa Timur.
Hal tersebut berdasar Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor : ST/2776/XII/KEP/2024, tertanda tangani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Minggu (29/12/2023) kemarin. Sehingga AKBP Jazuli Dani Iriawan tercatat mengabdikan diri sebagai Kapolres Pamekasan, dalam kurun waktu satu tahun 11 hari, terhitung sejak Serah Terima Jabatan (Sertijab) pada 18 Desember 2023 lalu. [pin/but]






