Surabaya (beritajatim.com) – Gelaran Honda Culture Indonesia 2024 mencapai puncaknya di Kota Pahlawan. Sejak Sabtu pagi, Grand City Mall Surabaya telah dipenuhi oleh para penggemar otomotif Honda, baik itu para pemilik mobil maupun motor Honda dari berbagai generasi.
Dengan tema “Menyala Sepanjang Masa”, acara ini menjadi ajang perayaan bagi para penggemar Honda untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan mereka terhadap merek otomotif Jepang yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia selama lebih dari 50 tahun.
Puluhan komunitas Honda dari berbagai penjuru kota turut meramaikan acara ini. Modifikasi-modifikasi unik dan menarik dari mobil dan motor Honda menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Mulai dari modifikasi ringan hingga yang ekstrem, semuanya dipamerkan dengan bangga oleh para pemiliknya.
“Kami sangat senang melihat antusiasme para penggemar Honda di Surabaya,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor. “Acara ini bukan hanya sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah bagi para penggemar Honda untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.”
Yusak menambahkan bahwa Honda Culture Indonesia bertujuan untuk mengapresiasi loyalitas konsumen Honda di Indonesia. “Honda sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kami ingin menjaga hubungan baik ini dan terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami,” ungkapnya.
Salah satu fokus utama dari acara ini adalah melestarikan kendaraan-kendaraan Honda klasik. Banyak pemilik mobil Honda tua yang turut serta dalam acara ini, memamerkan mobil kesayangan mereka yang telah terawat dengan baik.
“Kami ingin mengajak para pemilik mobil Honda klasik untuk terus merawat dan melestarikan kendaraan mereka,” ujar Yusak. “Mobil-mobil klasik ini memiliki nilai sejarah dan sentimental yang tinggi.”
Wendy Miharja, Director Honda Surabaya Center, juga menyambut antusias penyelenggaraan Honda Culture Indonesia di Surabaya. “Kami berharap acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan di Surabaya. Melihat antusiasme para peserta, saya yakin acara ini akan semakin besar dan meriah di masa mendatang,” ungkapnya.
Honda Culture Indonesia bukan hanya sekadar perayaan otomotif, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama penggemar Honda. Melalui acara ini, para penggemar Honda dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan tentunya kesenangan bersama.
“Honda bukan hanya sekadar merek mobil, tetapi juga sebuah komunitas. Acara ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan di antara para penggemar Honda sangat kuat,” ujar Joko salah seorang peserta.
Honda memang salah satu merek yang menjadi incaran para calon konsumen. Harga purna jual yang masih menarik juga menjadi daya tarik. Tak heran jika saat penjualan merek yang lain menurun. Honda Surabaya Center (HSC) justru mencatatkan penjualannya naik sebesar 1,23 persen dengan market sharing 19,2 persen.
Wendy Miharja menyebutkan hingga akhir tahun ini HSC sudah mampu menjual hingga 12 ribu unit lebih. Dengan penjualan tertingginya ada di varian Brio dengan share sekitar 49,5 persen dari total penjualan. Diikuti oleh HRV dengan prosentase 19,5 persen dan WRV sebanyak 14,8 persen dari total keseluruhan unit mobil yang terjual di HSC sepanjang tahun 2024. [rea/suf]






