Jombang (beritajatim.com) – Pasangan Warsubi-KH Salmanudin Yazid (Warsubi-Salman) unggul versi quick count atau hitung cepat yang dilakukan oleh LSI Denny JA. Pasangan nomor urut 02 ini meraup 74,49 persen, sedangkan paslon 01, Mundjidah Wahab-Sumrambah 25,51 persen.
LSI Denny JA mengambil sampel 225 TPS yang tersebar secara proporsional dan dipilih secara acak di seluruh wilayah Kabupaten Jombang. Data sampel yang masuk 98,22 persen. Sementara jumlah total TPS di Kabupaten Jombang sebanyak 1.942.
Hasil quick count LSI Denny JA tersebut tidak jauh berbeda dengan real count dari Tim Warsubi-Salman Sampai Pukul 20.05. Jumlah TPS masuk 1.441 dari Total TPS 1.942 (74,20 persen). Hasilnya, total suara Warsubi-Salman: 419.757 atau setara 75,54 persen. Sedangkan Mundjidah-Sumrambah sebanyak 135.911 suara atau setara 24,46 persen.
Warsubi-Salman tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas capaian itu. Kedunya menemui tim relawan WarSa di depan kediaman Warsubi di Dusun Bulak Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang, yang sedang melakukan penghitungan cepat berdasarkan data yang terkumpul dari para saksi.
Dalam quick count yang dilakukan oleh relawan Warsubi-Salman, suara yang terkumpul hingga pukul 19.36, Jumlah TPS yang masuk adalah 1.349 dari total TPS 1942 atau sebanyak 69,46 persen.
Dari perhitungan suara cepat yang didapat dari saksi yang tersebar di seluruh TPS Kabupaten Jombang, Total perolehan suara Warsubi-Salman adalah 75,87 persen. Sementara, Munjidah-Sumrambah adalah sebesar 24,14 persen.
Ditemani Gus Salman dan perwakilan dari partai Koalisi Jombang Maju, Warsubi menyampaikan pidato kemenangan hasil penghitungan cepat di depan para relawan dan simpatisan yang hadir.
“Terima kasih khususnya pada tim pemenangan Warsubi-Salman, koalisi Partai Jombang Maju serta kepada seluruh masyarakat Jombang yang sudah menetapkan hatinya untuk berada di barisan terdepan bagi perubahan,” katanya, Rabu (27/11/2024) malam.
“Kami juga menyampaikan terima kasih pada Pasangan Calon Nomor Urut 01, Ibu Nyai Mundjidah Wahab dan Mas Sumrambah atas semua peran baiknya dalam kompetisi Pilkada Jombang yang jujur dan demokratis ini,” lanjut Warsubi.
Ia menambahkan, dirinya juga berterima kasih pada KPUD Jombang dan Bawaslu Kabupaten Jombang atas semua ikhtiarnya dalam menyelenggarakan Pemilukada secara damai dan jujur tanpa ada gejolak apapun.
“Saya dan Gus Salman ingin menegaskan beberapa hal. Pertama, kemenangan kita adalah kemenangan sementara sambil menunggu perhitungan resmi dari KPUD Jombang. Yang kedua, kemenangan ini merupakan kemenangan seluruh Masyarakat Jombang,” tegasnya.
Perbedaan Pilihan Sudah Berakhir

Karena itu, Warsubi mengatakan bahwa Masyarakat Jombang berhak merayakan. Perbedaan pilihan, kata dia, sudah berakhir ketika semua pergi ke TPS menentukan pilihannya dengan mencoblos di TPS-TPS yang tersebar di desa-desa Kabupaten Jombang.
“Saat perhitungan hasil diketahui, tidak ada lagi 01 dan 02. Yang tinggal adalah kehendak bersama seluruh warga Jombang guna mewujudkan Jombang maju dan Sejahtera untuk semua,” ujarnya.
“Kemenangan ini sesungguhnya adalah sebuah amanah yang berat dan tanggungjawab konstitusional yang harus dipegang teguh untuk memastikan kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat Jombang. Karena itu, hadirnya birokrasi yang bersih dan mengabdi untuk kepentingan rakyat adalah kewajiban politik yang harus kami jalankan,” tegas Warsubi.
Warsubi juga menyebut, jual beli jabatan di masa lalu adalah masa gelap yang harus ditinggalkan. Pengelolan SDM pemerintah kabupaten harus didasarkan pada kapabilitas, kompetensi dan berbasis kerja. Pengadaan barang dan jasa harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel.
“Kami berharap, proses akhirnya berjalan dengan baik bahwa Jombang Maju dan Sejahtera dapat diraih. Pemerataan layanan pemerintahan akan diusahakan sekuatnya, seadilnya. Sekali lagi, terima kasih banyak untuk Masyarakat Jombang,” pungkasnya. [suf]







1 Komentar
Alhamdulillah Abah Warsubi ,saya salah satu rakyat kab Jombang menunggu kesungguhan kinerja anda .Yang kami inginkan di kab.Jombang 1.Tata kembali birokrasi pemerintahan sesimpel mungkin dan tidak menyulitkan warga.2.Jangan pernah ada pungli dan jual beli jabatan di semua sektor 3.Jangan pernah ada Korupsi di Kab. Jombang 4.Tata dan atur kembali sistem Zonasi yang notabene membendung siswa lulusan yang ingin melanjutkan belajar disekolah yang lebih berfasilitas belajar memadai dibanding sekolah daerah atau wilayah kecamatan yang jaraknya melebihi batas zonasi dan fasilitas belajarnya kurang memadai.5.Tambah lagi SMA negeri dan SMK Negeri disetiap Kecamatan dengan fasilitas belajar yang memadai.6.Perhatian kesehatan masyarakat lebih ditingkatkan dan dipermudah untuk urusan BPJS,dan adakan pemutihan BPJS agar yang dulu ikut BPJS mandiri ketika masih bekerja ,sekarang tidak mampu bayar karena tidak bekerja atau kerjanya kuli bangunan itu kalau ada yang nyuruh.Itu saja titipan saya Abah mohon maaf kalau saya lancang ,karena itu yang saya rasakan dan saya lihat.Sekali lagi mohon maaf Abah,selamat menunaikan tugas dan selalu jaga sehatnya Abah ,kamu doakan Abah sekeluarga sehat selalu insyaallah dua periode terlaksana.Kami selalu mendukungmu.