Surabaya (beritajatim.com) – Marcha Sharapova, seorang penggiat sosial dan seni asal Surabaya, menggandeng anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam peluncuran koleksi fesyen berkelanjutan bertajuk “Dear Earth”. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada komunitas, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Modal proyek ini aku dapat dari hasilku sebagai influencer dan endorsement, yang kemudian aku gunakan untuk membuat workshop ecoprint. Saat ini, sudah ada pendampingan dari guru-guru di Sekolah Insani Tunas Mandiri,” ungkap Marcha.
Marcha, yang merupakan jebolan Puteri Cilik Indonesia, memulai inisiatif “Dear Earth” melalui pekerjaannya di Yayasan 1001 Harapan. Ia mengajarkan seni berkelanjutan kepada anak-anak di sekolah maupun panti asuhan, dengan memanfaatkan bahan limbah seperti tutup botol plastik, kantong plastik, dan mainan bekas.
Proyek ini semakin berkembang dan kini melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Insani Tunas Mandiri. “Fokus aku beralih pada pencarian solusi kreatif untuk masalah lingkungan, sambil memberikan manfaat bagi komunitas berkebutuhan khusus. Aku juga ingin mengkontribusikan pengetahuan mereka terkait isu global, karena mereka berhak tahu dan memiliki impian untuk masa depan,” tambahnya.
Dalam proyek ini, Marcha memperkenalkan teknik ecoprint batik, sebuah kerajinan yang tidak hanya memiliki makna budaya, tetapi juga ramah lingkungan. Dengan “Dear Earth”, diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan sambil memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus dalam menciptakan karya-karya seni yang bermanfaat. [way/beq]






