Gresik (beritajatim.com)- Sebanyak 219 warga menjalani operasi katarak gratis di RSUD Ibnu Sina Gresik. Warga yang berasal dari berbagai usia itu sebelum dioperasi terlebih dulu mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan mata.
Meliputi tes ketajaman penglihatan, pemeriksaan retina, dan evaluasi kondisi umum kesehatan mata yang dilakukan oleh tim medis terlatih.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dr. Ummi Khoiroh menuturkan, kegiatan sosial ini diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Dinsos, Dinas Kesehatan, RSUD Ibnu Sina Gresik, dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan warganya, khususnya mereka yang kurang mampu,” tuturnya, Jumat (27/9/2024).
Program ini, lanjut dia, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Untuk mengikuti operasi katarak, warga hanya perlu menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK),” ujarnya.
Melalui program ini, kata Ummi, warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan penanganan katarak karena kendala biaya berharap dapat kembali melihat dengan jelas dan menjalani aktivitas secara normal.
“Program ini merupakan salah satu langkah pemerimtah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas,” katanya.
Salah satu warga yang mengikuti operasi katarak, Siti Aminah (65), asal Kebomas mengatakan, dirinya bersyukur mendapat kesempatan mengikuti opesasi gratis ini.
“Saya bersyukur dengan adanya operasi katarak gratis ini. Selama ini penglihatan saya kabur dan sulit untuk beraktivitas. Semoga setelah operasi, saya bisa kembali melihat dengan jelas dan beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. [dny/suf]






