Surabaya (beritajatim.com) – Relawan Beta Gibran Jawa Timur (Jatim) mengkritik program yang dijanjikan Calon Gubernur Jatim nomor urut 3 Tri Rismaharini. Janji tersebut yakni sekolah gratis bagi siswa SMA dan SMK.
Ketua Relawan Beta Gibran Jatim Fiki Bahta mengatakan bahwa program sekolah gratis tersebut sejatinya sudah berjalan sejak periode kepemimpinan Khofifah-Emil, yakni TisTas atau pendidikan gratis berkualitas.
Fiki menyebut, program pendidikan yang dicanangkan Khofifah-Emil pada jenjang SMA/SMK/SLB di Jatim bukan hanya sekedar bebas biaya atau gratis, tetapi juga menekankan pada aspek kualitas.
Bahkan, program TisTas ini telah menggelontorkan biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP) untuk 4.000 lebih sekolah SMA, SMK dan SLB negeri dan swasta dengan 1,3 juta lebih siswa di Jatim.
“Program ini tidak hanya meringankan biaya yang dikeluarkan para orang tua, tapi juga menjadikan ruang fiskal sekolah lebih leluasa untuk mendorong inovasi dan prestasi di masing-masing satuan pendidikan,” kata Fiki, Senin (23/9/2024).
Fiki menjelaskan bahwa perhatian Khofifah-Emil terhadap kualitas pendidikan di Jatim tidak hanya terfokus pada sekolah dan siswa, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan lebih dari 20 ribu Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).
Kemudian ada program pendidikan berkelanjutan yang mencakup pengembangan SMK Pengampu, SMA Pengimbas, Pesantren Vokasi (SMK Mini), dan SMA double track, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik.
Selain itu, Khofifah-Emil juga menaruh perhatian pada peningkatan kompetensi guru Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren melalui program LPPD (Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren). “Kerjasama internasional, seperti dengan Universitas Al Azhar di Mesir, turut mendukung pengembangan ini,” kata Fiki.
Ia menyebut, dampak dari kebijakan ini terlihat jelas. Sejak 2020, Jatim menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), baik melalui jalur tes maupun non-tes.
Tahun ini, Jatim juga meraih tiga penghargaan bergengsi di tingkat nasional, antara lain Juara Umum dalam Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) SMK, Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) SLB.
Berbagai prestasi, penghargaan, dan apresiasi di bidang pendidikan, baik nasional maupun internasional, menunjukkan keberhasilan kebijakan Khofifah-Emil. Prestasi ini tidak hanya mencakup sains dan teknologi, tetapi juga seni, budaya, dan olahraga, yang dapat ditelusuri melalui rekam jejak digital.
Diketahui, sebelumnya Tri Rismaharini dalam orasinya saat Rapat Kerja Cabang Khusus PDI Perjuangan di Surabaya menjanjikan bakal merealisasikan program pendidikan gratis jika dirinya terpilih menjadi gubernur. [ipl/kun]






