Pacitan (beritajatim.com) – Polres Pacitan sedang jadi sorotan setelah salah satu anggotanya ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Timur karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu (SS).
Insiden yang terjadi saat oknum tersebut menjalankan tugas di Surabaya ini memicu reaksi keras dari Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, yang menyatakan kekecewaannya terhadap perilaku anggotanya.
“Langsung ditangani oleh Polda Jatim,” ujarnya
Akan tetapi, Ia enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas dan pangkat oknum tersebut. Pun bagaimana kronologi penangkapan oknum tersebut
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian resor Pacitan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua anggota Polres Pacitan dengan menggelar tes urine.
“Pekan kemarin, kami lakukan langkah-langkah pemeriksaan, termasuk tes urine semua anggota polres dan polsek,” jelasnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme di kalangan aparat penegak hukum. Ia memberi peringatan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat dalam praktik ilegal seperti narkoba. “Anggota yang terlibat narkoba tidak ada toleransi, harus dihukum berat,” tegasnya.
Tindakan ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi anggota lainnya untuk terus menjaga amanah sebagai penegak hukum dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kejadian ini juga mencerminkan tantangan yang harus dihadapi oleh institusi kepolisian dalam upaya menjaga citra dan kepercayaan publik. Dengan melakukan langkah-langkah preventif seperti ini, diharapkan ke depan tidak ada lagi kasus serupa yang mencoreng nama baik institusi kepolisian. [sul/aje]






