Surabaya (beritajatim.com) – Menggandeng Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Konsulat Jenderal (Konjen) Australia meluncurkan #AussieBanget corner. Pusat informasi tentang Australia ini berlokasi di Perpustakaan UINSA.
#AussieBanget corner ini diluncurkan oleh Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Steve Scoot dan Wakil Rektor I UINSA, Prof. Dr. Ali Mudlofir, sebagai rangkaian dari perayaan 75 tahun hubungan kerja sama Australia dan Indonesia. Hadir dalam peluncuran ini para pimpinan rektorat dan fakultas, serta mahasiswa
“Kami berharap, pendidikan tetap menjadi pilar penting yang menghubungkan hubungan kedua negara. Semoga hal ini bisa terus menjaga hubungan baik dengan Indonesia,” ujar Steve Scott dalam sambutannya saat peluncuran #AussieBanget di Perpustakaan UINSA, Surabaya, Rabu (11/9/2024).
#AussieBanget corner merupakan pusat informasi mengenai budaya Australia. Tidak hanya sejarah, pojok informasi ini juga memuat beragam literasi tentang pendidikan, gender, fashion, keseharian, hingga fitur kedaerahan dari Negeri Kanguru.
Steve Scott menyatakan, terdapat 50 judul buku dengan eksemplar beragam yang dapat diakses melalui pusat informasi tersebut. “Kami akan terus menambah buku-buku disini, supaya para pelajar Indonesia bisa semakin dekat dengan budaya Australia,” tambahnya.
Meski bertempat di kampus, pojok Australia ini bukan hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika UINSA. Bagi para pelajar yang masih duduk di bangku sekolah dasar maupun sekolah menengah, bisa mengakses literasi di pusat informasi ini.

Tempat ini juga memberikan kesempatan untuk menambah wawasan lebih lanjut tentang Australia, termasuk akses menuju program beasiswa, Australia Award Scolarship. Informasi lengkap dari beasiswa ini dapat ditelusuri melalui website resmi dan akun Instagram @australiaaward.
#AussieBanget juga menjembatani pelajar Indonesia untuk lebih dekat dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan Australia. “Informasi mengenai event-event kami dapat diakses melalui instagram resmi kami, @konjensurabaya” tambah Steve Scott.
Untuk menghidupkan program #AussieBanget ini, UINSA membuat program volunteering dari perpustakaan kampus. Terdapat 14 mahasiswa volunteer yang dikukuhkan menjadi bagian dari #AussieBanget UINSA.
“Sebelum peluncuran tempat ini, sebenarnya sudah banyak juga dosen kampus ini yang berkuliah di Australia. Semoga acara ini bisa semakin merekatkan hubungan antara pelajar Indonesia dengan kebudayaan Australia,” ujar Wakil Rektor I UINSA, Prof. Dr. Ali Mudlofir.
Prof Ali Mudlofir memimpin langsung pembacaan ikrar bagi para anggota volunteer. “Semoga Allah memberi kemudahan untuk melancarkan program ini” ujarnya.
UINSA menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama di Jatim-Jateng yang bekerja sama untuk peluncuran #AussieBanget corner bersama konsulat jenderal Australia. Khusus untuk Surabaya, #AussieBanget sudah berdiri di dua kampus lain, salah satunya di UNAIR.






