Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus puas berbagi poin dengan tamunya Deltras FC Sidoarjo, pada laga pekan pertama Liga 2 2024-2025, di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Minggu (8/9/2024).
Bertindak sebagai tuan rumah, Pesela tampil kurang menggigit di babak pertama. Nyaris tidak ada satu pun peluang bersih yang diciptakan skuat Laskar Joko Tingkir.
Bahkan Persela tertinggal lebih dulu, setelah penyerang Deltras, Dwiki Mardiyanto berhasil mencetak gol pada menit 31, memanfaatkan bola sapuan dari pemain belakang Persela, Toni Sucipto.
Tertinggal satu gol, Persela mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Samsul Arif dan Wawan Febrianto. Masuknya dua pemain berpengalaman tersebut terbukti memberikan perubahan positif.
Pada menit 56, Persela berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui titik putih. Ezechiel N’Douassel yang menerima umpan terukur dari Wawan Febriyanto, dilanggar Artur Vieira di dalam kotak penalti. Ezechiel yang bertindak sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya.
Gol penyeimbang tersebut membut mentalitas Persela kembali terangkat. Serangan demi serangan dilancarkan. Hasilnya, tim besutan Didik Ludianto tersebut berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1, setelah tendangan bebas Samsul Arif sukses mengoyak jala gawang Deltras pada menit 73.
Namun kemenangan Persela yang sudah di depan mata harus sirna. Deltras kembali menyamakan skor menjadi 2-2 melalui brace Dwiki Mardiyanto pada menit 85, memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Persela Bima Koto. Skor tak berubah hingga laga usai.
Kegagalan Persela meraih poin penuh di laga perdana, membuat sang juru taktik, Didik Ludianto kecewa. Terlebih mereka bermain di hadapan ribuan pendukungnya.
“Minta maaf hasil ini cukup menyakitkan. Karena ini laga home, kita hanya dapat poin 1. Walau begitu kita aoresiasi pemain sudah kerja keras,” kata Didik usai laga.

Menurut Didik, salah satu buang kegagalan Persela meraih poin penuh adalah lemahnya koordinasi dan kesalahan elementer di lini pertahanan.
“Kita akan perbaiki, kita berusaha maksimal. Kita evaluasi buat persiapan away ke Papua,” tuturnya.
Di sisi lain, pelatih Deltras, Bejo Sugiantoro, bersyukur atas raihan satu poin dari markas Persela dan mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil spartan.
“Anak-anak bisa mengaplikasikan apa yang pelatih mau. Seperti yang saya sampaikan sebelum pertandingan, kita berusaha keras untuk membawa pulang poin dari laga tandang,” kata Bejo. (fak/but)






