Mojokerto (beritajatim.com) – Wakil Bidang (Wakabid) Kehormatan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-Perjuangan) Jawa Timur, Budi Sulistyono menargetkan pasangan calon Ikfina Fahmawati-Sa’Dulloh Syarofi menang telak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto, 27 November 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan saat Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto dalam rangka sosialisasi rekomendasi Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto dari PDI-Perjuangan. Rakercansus di GOR Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
“Pasti Mojokerto dua-duanya, ini menjadi target kita untuk menang. Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Ikfina-Gus Dulloh yang diusung PDI-Perjuangan adalah calon kuat. Gus Dulloh ini kita anggap kader sendiri (PDIP). Sehingga ini akan menjadi spirit sendiri untuk teman-teman semua sampai arus bawah untuk bergerak,” ungkapnya, Rabu (4/9/2024).
Masih kata Bupati Ngawi periode 2016-2021 ini, PDI-Perjuangan akan totalitas dalam Pilkada Mojokerto 2024. Terpenting, paslon Ikfina- Gus Dulloh pemilik akronim Idola Rakyat tersebut berkomitmen melanjutkan pembangunan di Kabupaten Mojokerto sesuai dengan visi misi paslon Idola.
“Ketika kita komitmen terhadap wakil (PDI-Perjuangan), wakilnya siap untuk membesarkan partai dan membangun Kabupaten Mojokerto. Inilah yang menjadi spirit kita. Apalagi sosok kepemimpinan Ikfina sudah terbukti karena dampak pemerataan pembangunan infrastruktur dirasakan masyarakat secara luas,” katanya.
Budi menjelaskan, pembangunan di Kabupaten Mojokerto yang dirasakan masyarakat adalah infrastruktur. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mojokerto merata tanpa melanggar tatanan yang ada. Menurutnya, hak tersebut menjadi komitmen kepemimpinan sehingga rakyat merasakan.
“Kita sudah lakukan survei tingkat kepuasan masyarakat luar biasa. Seluruh struktural akan membangun kembali seluruh jaringannya untuk meningkatkan elektoral paslon yang diusung PDI-Perjuangan karena elektoral sangat penting, kita gabungkan dengan Gus Dulloh dan komunitas-komunitasnya. Ketika ada gabungan elektoral dengan Gus Dulloh tentu saja ini akan menguasai wilayah,” cetusnya.
Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati Mojokerto, Sa’Dulloh Syarofi mengaku merupakan bagian dari PDI-Perjuangan. “Terlebih sebagian besar
visi dan misi PDI-Perjuangan selaras dengan paslon Idola. Saya menganggap PDI-Perjuangan salah satu partai yang selaras dengan apa yang menjadi visi dan misi pasangan Idola,” ujarnya.
Gus Dulloh (sapaan akrab, red.) mengaku belum dapat menyampaikan terkait
kepastian akan berlabuh menjadi kader PDI-Perjuangan. Namun sejauh ini komunitas-komunitasnya sangat erat dengan para kader PDI-Perjuangan. Menurutnya, ia dengan partai berlambang banteng moncong putih ini tidak ada sekat.
“Kalau saya dengan teman-teman PDI-Perjuangan ya sudah seperti ini, tidak ada sekat. Masalah nanti, saya akan berlabuh di sini atau tidak ya tinggal menunggu kecerdikan (PDI-Perjuangan) mendapat rekom dari abah saya,” tegasnya. [tin/ian]
![DPD PDI-Perjuangan Jatim Pastikan Paslon Idola Menang Telak di Pilkada Mojokerto 2024 Rakercabsus DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mojokerto di Gor Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [Foto: Ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240904-WA0008_o8SS7QNL1n-1024x576.jpeg)





