Surabaya (beritajatim.com) – Lima anggota fraksi dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) di DPRD Jatim diminta untuk membela kepentingan rakyat. Hal itu menyusul dilantiknya 120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur masa jabatan 2024-2029.
Mereka diambil sumpah dalam sidang paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (31/8/2024). Ini termasuk juga lima anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKS.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan yang juga hadir memenuhi undangan memberi pesan kepada lima anggota DPRD Provinsi dari Fraksi PKS. Kelima anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKS yang dilantik adalah Lilik Hendarwati, M Khusnul Khuluk, Puguh Wiji Pamungkas, Agus Cahyono dan Harisandi Savari.
Menurut dia, pelantikan anggota dewan yang diikuti bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah momentum penting yang menandai tanggung jawab besar.
“Bapak dan ibu dipilih oleh rakyat, bukan hanya untuk mengisi kursi parlemen, tetapi untuk menjadi pelayan bagi mereka, menyalurkan aspirasi, dan memperjuangkan kepentingan umat, rakyat serta keadilan sosial,” tegasnya.
Ia kemudian menitipkan enam pesan dalam momentum Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Anggota DPRD Jawa Timur 2024 – 2029. Pertama, konsisten dalam berjuang untuk kepentingan rakyat.
“Anggota DPRD dari Fraksi PKS ini, telah dipercayakan oleh rakyat Jatim untuk mengemban amanah ini. Pastikan setiap langkah dan keputusan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan rakyat. Jangan tergoyahkan oleh godaan kekuasaan atau kepentingan pribadi,” tukasnya.
Kedua, memperkuat soliditas dan sinergi antaranggota. Kekuatan PKS, menurut Irwan, terletak pada kebersamaan dan sinergi antar anggota fraksi. “Mari kita selalu menjaga komunikasi, membangun kerjasama yang solid, serta mendukung satu sama lain dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada,” kata pria 48 tahun itu.
Ketiga, mengedepankan etika dan integritas. Sebagai wakil rakyat, pesannya, etika dan integritas adalah modal utama yang harus dijaga. “Jangan sampai ada tindakan atau perilaku yang dapat mencoreng nama baik partai dan merusak kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat kepada kita,” tutur Kang Irwan.
Keempat, aktif dalam mengawasi dan mengawal kebijakan daerah. Tugas utama anggota dewan, adalah mengawasi jalannya pemerintahan daerah. “Pastikan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar sesuai dengan aspirasi rakyat dan tidak merugikan kepentingan umum atau rakyat,” ujar alumnus FISIP Unair itu.
Kelima, memberikan layanan maksimal kepada konstituen. “Jangan pernah lupakan rakyat. Juga pengurus, anggota, relawan, simpatisan PKS yang telah memilih. Mereka pemegang amanah yang sesungguhnya. Layani mereka dengan sepenuh hati, dengarkan keluh kesah mereka, dan perjuangkan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi,” katanya.
Keenam, meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri karena tantangan yang dihadapi di parlemen akan semakin kompleks. “Teruslah meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui berbagai pelatihan dan pendidikan politik agar mampu menghadapi dinamika politik dan legislasi dengan lebih baik,” pesannya.
Irwan kemudian juga menyampaikan satu pijakan, yaitu landasan perjuangan dalam mengemban amanat sebagai Anggota DPRD Jawa Timur periode 2024 – 2029. Yakni, Keikhlasan dalam Niat (Ikhlas), Kesabaran dalam Menghadapi Ujian (Sabar), Keteguhan salam Kebenaran (istiqomah).
“Alhamdulillah lima kursi, pada periode 2024-2029 ini Fraksi PKS utuh jadi fraksi mandiri. Utuhnya Fraksi PKS ini menjadi modal untuk terus membela rakyat, sehingga melipatgandakan kepercayaan dan dukungan pada PKS di Pemilu 2029 mendatang. Mohon doanya,” pungkas Irwan. (tok/suf)






