Gresik (beritajatim.com)– Puluhan siswa-siswi SMP asal Kabupaten Gresik melakukan wisata industri di PT Indospring. Kedatangan pelajar SMP Yayasan Islam Malih Ibrahim (YIMI) ini untuk melihat dari dekat proses produksi suku cadang otomotif terkemuka.
Program wisata industri ini juga memberikan wawasan kepada siswa maupun siswi SMP yang kelak berminat terjun di sektor industri.
Dias Pipit Chusairy, selaku IR&GA Manager PT Indospring menuturkan, program ini merupakan bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan untuk mendukung pendidikan dan mengenalkan para siswa pada dunia kerja.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada para siswa, agar mereka dapat memahami bagaimana sebuah produk dihasilkan dan pentingnya inovasi di sektor industri,” tuturnya, Jumat (30/8/2024).
Ia menambahkan, melalui wisata industri ini
diharapkan siswa termotivasi terus belajar, dan mengejar karir di bidang teknik atau manufaktur di masa depan.
“Dengan mengenalkan dunia industri sejak dini, maka para siswa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas tentang karir yang ingin mereka pilih. Semoga program ini bermanfaat dan menginspirasi generasi muda meningkatkan kompetensinya,” imbuhnya.
Dias juga mengingatkan agar generasi muda selalu menjaga kesehatan. Hal ini penting, karena banyak calon tenaga kerja yang gagal, karena persoalan kesehatan.
“Pola hidup sehat, harus ditanamkan sejak usia dini. Ini karena kesehatan menjadi faktor terpenting dalam rekrutmen karyawannya,” ungkapnya.
Masih menurut dia, program ini merupakan langkah awal untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
“Kami berharap tanggungjawab sosial perusahaan bisa mendukung pendidikan dan mengenalkan para siswa pada dunia kerja,” paparnya.
Sementara itu, salah satu siswa SMP YIMI M.Naufal Labib mengatakan, dirinya mengaku senang diajak berkeliling di perusahaan PT Indospring. Dari Kuningan tersebut tahu lebih detail bagaimana proses produksi dari bahan baku menjadi bahan yang siap dipasarkan.
“Ternyata bekerja di sektor industri tidak mudah. Sebab, dibutuhkan skill serta kesehatan yang memadai,” katanya.
Wakil Kepala Sekolah SMP YIMI Arif Fakhrudin menyatakan siswa sangat antusias mengikuti program wisata industri.
“Anak- anak sangat senang mengikuti kunjungan di Indospring. Terutama ketika diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan para karyawan dan melihat mesin-mesin canggih yang digunakan dalam proses produksi,” pungkasnya. [dny/aje]






