Pamekasan (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dikabarkan tidak memberikan izin kepada Achmad Baidowi untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati pada pelaksanaan pilkada Pamekasan.
Kabar tersebut beredar pasca beredarnya gambar petinggi PPP Pusat, Noerma Zein yang berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Potoan Dhaja, Palengaan, Pamekasan, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Noerma Zein didampingi sesepuh PPP Pamekasan, KH Kholil Muhammad bersama Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan, Wazirul Jihad bersama jajaran fungsionaris partai politik (parpol) berlogo Ka’bah.
Mereka diterima langsung oleh Pengasuh Pesantren Banyuanyar, KH Hasbullah Mohammad Syamsul Arifin beserta jajaran dewan a’wan pesantren, di antaranya KH Hasan Bakir.
“Bapak Noerma Zein, Ketua DPP PPP datang ke Banyuanyar sebagai utusan DPP menyampaikan bahwa Awiek (sapaan akrab Achmad Baidowi) masih dibutuhkan DPP di Jakarta. Karenanya DPP tidak memberi izin kepada Awiek untuk menjadi cabup di Pamekasan,” dikutip dari pesan berantai di jejaring media sosial (medsos), Minggu (25/8/2024).
Sejauh ini Achmad Baidowi sempat dideklarasikan sebagai bakal calon bupati Pamekasan, pada pelaksanaan pilkada mendatang. Bahkan dukungan tersebut juga diberikan oleh tiga parpol berbeda, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) PDI Perjuangan, serta PPP.
Bahkan pada saat itu, Awiek juga diperkenankan untuk memilih bakal calon wakil bupati sesuai dengan yang diinginkan, baik dari jajaran internal parpol koalisi maupun dari unsur lainnya.
Sementara masih terdapat dua figur senter yang digadang-gadang bakal mencalonkan diri sebagai bupati Pamekasan, bahkan keduanya juga sudah menentukan sosok pasangan yang akan mendampingi pada perhelatan pesta rakyat yang dijadwalkan digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Masing-masing Fattah Jasin menggandeng politisi senior PPP, RPA Mujahid Anshori, serta KH Kholilurrahman yang menggandeng salah satu tokoh Pantura Pamekasan, Sukriyanto.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Achmad Baidowi. Termasuk keterangan dari DPC PPP Pamekasan, soal gagalnya Awiek mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati Pamekasan. [pin/but]






