Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menyelenggarakan SDGs School pada tanggal 21-22 Agustus 2024. Kegiatan intensif ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) dan mendorong mereka menjadi agen perubahan.
Diselenggarakan di Gedung ASEEC UNAIR, acara ini diikuti oleh 30 peserta terpilih yang memiliki minat dan pemahaman yang kuat terhadap isu-isu SDGs. Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang dipandu oleh para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Materi yang disampaikan mencakup pilar ekonomi, hukum, lingkungan, dan sosial.
“SDGs School ini merupakan langkah nyata UNAIR dalam mencetak generasi muda yang peduli terhadap masa depan planet kita,” ujar Bayu Arie, Ketua SDGs Center UNAIR.
“Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” lanjut Bayu.
Fokus pada Empat Pilar Utama
Materi yang disampaikan dalam SDGs School mencakup empat pilar utama SDGs, yaitu ekonomi, hukum, lingkungan, dan sosial. Para peserta diajak untuk memahami interkoneksi antar pilar dan bagaimana setiap tindakan dapat berdampak pada pencapaian tujuan SDGs secara keseluruhan.
- Pilar Ekonomi: Peserta mempelajari bagaimana aktivitas ekonomi dapat berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan pekerjaan yang layak.
- Pilar Hukum: Materi ini menekankan pentingnya penegakan hukum dan tata kelola yang baik dalam mendukung pencapaian SDGs.
- Pilar Lingkungan: Peserta diajak untuk memahami isu-isu lingkungan seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
- Pilar Sosial: Materi ini berfokus pada isu-isu sosial seperti kesetaraan gender, kesehatan, pendidikan, dan pengurangan kesenjangan sosial.
Selain sesi pembelajaran, peserta juga mengikuti evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai SDGs.
“Saya sangat terinspirasi dengan materi yang disampaikan dalam SDGs School ini,” ujar Devi Yunita, salah satu peserta. “Saya ingin berkontribusi lebih dalam bidang pendidikan dan kesehatan mental untuk mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.”
UNAIR telah lama dikenal sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam mempromosikan SDGs. Universitas ini telah meraih berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam bidang pembangunan berkelanjutan, termasuk peringkat pertama dunia dalam SDGs THE di bidang No Poverty pada tahun 2024.
“UNAIR berkomitmen untuk menjadi pusat unggulan dalam penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat yang berfokus pada SDGs,” ujar Prof. M. Miftahussurur, Wakil Rektor Bidang Internasionalisasi, Digitalisasi, dan Informasi UNAIR.
SDGs School merupakan bagian dari rangkaian acara SDGs Festival yang diselenggarakan UNAIR. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat aktif dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. [beq]






