Magetan (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan bakal memasang fasad dan merenovasi ruang rapat di lantai dua Gedung Pemkab Magetan atau Gedung Kantor Bupati Magetan di Jakan Basuki Rahmat Timur. Pagu anggaran ditetapkan Rp1,4 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.
“Kondisi Ruang Rapat Ki Mageti saat ini sudah kurang memadai. Masalah utama adalah keberadaan kamar mandi yang berdekatan dengan ruang rapat. Ditambah ruangan udah usang,” terang Sugianto, CF Teknik Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda Bidang Cipta Karya DPUPR Magetan, Jumat (09/08/2024)
Selain itu, Sugianto juga mengungkapkan bahwa beberapa bagian gedung, terutama di lantai dua, sudah usang dan perlu dilakukan peremajaan. “Usia bangunan yang sudah cukup tua membuat beberapa fasilitas perlu diperbaiki atau diganti. Secara teknis kami menilai begitu,” imbuhnya.
Sesuai gambar rancangan, fokus pekerjaan antara lain:
1. Bongkaran area dinding utara tangga diganti roster minimalis (Lantai 1)
2. Make over fasad (Lantai 1)
3. Bongkaran partisi ruang rapag lama dijadikan waiting room dan area toilet baru (Lantai 2)
4. Perbaikan Ruang Rapat Kertonegoro (Lantai 2)
5. Bongkar dinding Sanditel buat akses dan waiting room (Lantai 2)
6. Perbaikan Ruang Rapat Ki Mageti (Lantai 2)
7. Makeover fasad (Lantai 2)
Renovasi yang akan dilakukan di Ruang Rapat Ki Mageti meliputi beberapa perubahan signifikan. Salah satunya adalah pemindahan backdrop. Jika sebelumnya backdrop menghadap ke utara, maka setelah renovasi akan diubah menghadap ke selatan. Perubahan ini bertujuan untuk memudahkan akses masuk dan keluar ruangan.

Selain itu, akan dibangun ruang transit atau waiting room khusus untuk Forkopimda di lantai dua. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan para pejabat saat menghadiri rapat-rapat penting.
Renovasi tidak hanya berfokus pada Ruang Rapat Ki Mageti, namun juga mencakup seluruh lantai dua gedung. Beberapa ruangan lain yakni ruang kerja bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah, belum tersentuh renovasi ini.
“Sementara itu, untuk bagian luar gedung, pemerintah daerah juga akan memasang fasade baru. Pemasangan fasade ini diharapkan dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan modern pada gedung pemerintahan,” katanya.
Saat ini, proses renovasi masih dalam tahap persiapan. Pemerintah Kabupaten Magetan tengah melakukan proses e-katalog konstruksi untuk menentukan kontraktor yang akan mengerjakan proyek ini.
“Kami berharap renovasi gedung pemerintahan ini dapat segera dimulai dan selesai sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan yakni 120 hari kalender,” pungkas Sugianto.
Namun, rencana renovasi Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Magetan itu memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran (Rumah Kita) menyoroti urgensi dari renovasi tersebut.
Koordinator Rumah Kita, Rudi Setiawan, mempertanyakan prioritas pemerintah dalam mengalokasikan anggaran yang besar untuk renovasi ruang rapat.
“Masih banyak masalah mendesak yang belum terselesaikan, seperti stunting, kemiskinan, dan pengangguran,” ujar Rudi, Jumat (09/08/2024).
Rudi menekankan bahwa anggaran sebesar itu seharusnya dialokasikan untuk program-program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. [fiq/aje]






