Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut tahun ajaran baru 2024/2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga miskin (gamis) dan pra-gamis.
Sebanyak 55.286 paket perlengkapan sekolah telah disalurkan kepada siswa SD dan SMP di seluruh penjuru kota, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta.
“Dengan program penyaluran perlengkapan sekolah bagi warga tidak mampu ini, kita ingin anak-anak lebih bersemangat belajar. Tidak minder dengan temannya yang lain,” ungkap Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Kamis (8/8/2024).
Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya telah melakukan pendataan yang cermat untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran.
Cak Ji sapaan lekatnya menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, dan Pemkot Surabaya akan terus berupaya memberikan intervensi bagi warga tidak mampu agar mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Pendidikan kami percayai sebagai senjata ampuh untuk memutus kemiskinan, sehingga prioritas kebijakan kami adalah mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegas Cak Ji.
Dari total 55.286 paket perlengkapan sekolah yang disalurkan, 38.170 paket ditujukan untuk siswa SD dan 17.116 paket untuk siswa SMP.
Cak Ji juga mengingatkan semua sekolah untuk memastikan penyaluran perlengkapan sekolah tepat sasaran dan tidak menjual seragam di atas harga pasaran kepada siswa yang tidak terdaftar dalam program gamis atau pramis.
“Semoga dengan adanya bantuan ini, semangat belajar anak-anak Surabaya semakin berkobar, tanpa terbebani masalah ekonomi,” tegas politisi kawakan PDIP Surabaya ini.
Cak Ji menegaskan Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan sebagai kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sejahtera. [asg/but]






