Malang (beritajatim.com) – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Politeknik Se-Indonesia ke-14 yang berlangsung selama satu minggu di Politeknik Negeri Malang (Polinema) resmi berakhir pada Sabtu (27/7/2024) di Graha Polinema.
Polinema sebagai tuan rumah Porseni ke-14 mencetak rekor sebagai pelaksanaan terbesar Porseni Politeknik Se-Indonesia.
Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik Se Indonesia (Bakorma), Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T. menyebut bahwa gelaran Porseni tahun ini diikuti lebih dari 2000 peserta dan lebih dari 500 official. Jumlah ini adalah rekor terbesar pelaksanaan Porseni Politeknik se-Indonesia.
“Pada perhelatan Porseni tahun sebelumnya hanya mencapai 1.400 peserta. Terdapat peningkatan minat mahasiswa politeknik untuk berlaga di Porseni XIV,” ungkap Wahyu, saat penutupan, Sabtu (27/7/2024) malam.
Dengan antusias besar dari Politeknik seluruh Indonesia, Wahyu menyebut bahwa tensi setiap cabang olahraga begitu tinggi. Pihaknya pun telah mencatat berbagai hal yang nantinya menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan Porseni yang akan datang.
“Kami sadar bahwa tugas kami para Wakil Rektor bidang kemahasiswaan adalah membantu para direktur khususnya dalam pembentukan karakter mahasiswa. Berkompetisi menang dan kalah adalah biasa tetapi kami berharap bahwasanya adik-adik mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini bisa memiliki karakter yang tangguh dan mampu nantinya berdaya saing,” tutup Wahyu dalam sambutan.
Ketua Pelaksana Porseni Politeknik se Indonesia ke 14, Dr. Arief Rahman Hakim, M.Si., menguraikan, kegiatan Porseni Politeknik diikuti oleh 58 Politeknik yang terdiri dari 2012 atlet dan 594 official. Mereka memperebutkan sebanyak 473 medali yang terdiri atas 132 medali emas, 132 medali perak, dan 209 medali perunggu.
“Perolehan medali pada Porseni kali ini dapat dikatakan lebih merata. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan perbedaan perolehan medali mulai peringkat 1 sampai peringkat 8 mempunyai perbedaan yang tidak signifikan,” ungkap Arief Rahman.
Porseni tahun 2024 berbeda dari Porseni sebelumnya karena peringkat 1 mungkin 50% lebih tinggi dari peringkat 2. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga dan seni di Politeknik seluruh Indonesia mengalami peningkatan dan pemerataan.
“Jumlah Politeknik yang mendapatkan medali mencapai 49 Politeknik dan 9 Politeknik masih belum mendapatkan medali. Bagi yang mendapatkan medali kami ucapkan selamat dan bagi yang belum mendapatkan medali. Janganlah berkecil hati Masih Ada Waktu Porseni berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., menyebut Porseni yang ke-14 yang berlangsung di Kampus Polinema adalah aktivitas yang sangat padat dalam berbagai macam kegiatan olahraga dan seni. Ajang ini dilalui dengan semangat penuh motivasi dan rasa persaudaraan.

“2012 peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini dalam 22 cabang olahraga dan seni. Ini adalah sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi Polinema apalagi melihat kegiatan lomba dan melihat para atlet maupun artis dari seluruh Indonesia begitu antusiasnya,” ujar Direktur Polinema.
Supriatna menyebut ajang ini bukan semata-mata kompetisi, melainkan lebih penting lagi adalah pembentukan dari karakter dan softskill. Selain itu, dapat menjadi ajang untuk bisa menjalin tali silaturahmi para mahasiswa Politeknik seluruh Indonesia.
“Terdapat nilai-nilai kerjasama dan rasa saling menghargai menjadi bagian dari nilai-nilai yang bisa diharapkan tertanam dalam kegiatan Porseni ini. Untuk itu saya ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang terkait,” ujarnya.
Pihaknya juga mengucapkan selamat kepada peserta Porseni, atlet dan artis yang telah berhasil meraih prestasi dalam ajang ini. Supriatna berharap keberhasilan yang diraih ini bisa menjadikan motivasi untuk lebih baik lagi ke depan.
“Sementara bagi yang belum bisa mendapatkan prestasi mudah-mudahan terus semangat dan terus meningkatkan motivasinya sehingga bisa meraih kesuksesan di masa yang akan datang,” kata Direktur menutup.
Porseni Politeknik Se Indonesia ke-14 di Politeknik Negeri Malang ini diakhiri dengan pemberian piala dan uang penghargaan kepada juara 1, juara 2, juara 3 dan juara umum. Juara ketiga ditempati oleh Polinema. Juara kedua diraih oleh Politeknik Negeri Jember. Sementara juara pertama dan juara umum diraih Politeknik Negeri Sriwijaya. (dan/ted)






