Malang (beritajatim.com) – Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) yang ke-13 berlangsung begitu meriah. Pasalnya festival tahunan yang berisi olimpiade matematika, sains, bahasa Inggris ini diikuti sebanyak 9.500 se-Jawa Bali pada babak penyisihan.
Arif Mustofa, ketua pelaksana FABI menjelaskan bahwa dari 9.500 itu tersaring menjadi 3750 siswa yang mengikuti Grand Final. Grand final nasional diadakan selama 2 hari, hari pertama tanggal 27 Juli 2024 tes yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Malang.
“Kemudian untuk seremoni atau penyerahan hadian kami selenggarakan di gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang pada tanggal 28 Juli 2024. Proses penyaringan para siswa dari berbagai jenjang itu sudah kita lakukan sejak Januari sampai dengan April 2024,” ujar Arif saat diwawancara, Sabtu (27/7/2024).
Dijelaskan Topa, sapannya, FABI ke-13 tahun 2024 ini diikuti oleh siswa tingkat SD/MI dan SMP/MTS se-Jawa. Rentetan seleksinya dimulai dari tingkat kabupaten atau kota se-Jawa Bali.
“Mereka berkumpul di sini untuk memperebutkan hadiah di Grand Final. Hadiah utamanya trip ke Singapura, uang pembinaan, medali eksklusif dan sertifikat juara. Yang kami lombakan ada matematika, sains, dan bahasa Inggris,” ungkapnya.
Total hadiah yang diberikan sekitar 36 tiket uang pembinaan. Sementara itu, tiket ke Singapura diberikan kepada juara umum pada kategori level level 1, 2, 3 dan 4.
“Kita akumulasikan dari setiap level kombinasi dari matematika, sains, dan english kita ambil juara umum. Setiap level ada satu juara umum, jadi juara umum dari setiap level ini yang mendapat tiket ke Singapura,” imbuh Topa.
Disebutkan Topa, ajang rutin ini setiap tahun selalu mengalami peningkatan peserta. Tahun 2023 lalu, lingkupnya hanya Jawa Timur, tahun 2024 meningkat menjadi Jawa Bali. “Kami harap tahun depan bisa menjangkau seluruh Indonesia dengan peserta lebih semarak,” katanya.
Disebutkan Mustofa, FABI adalah ajang yang diselenggarakan oleh Emerald Education Center (EEC). Lemba ini punya dua agenda tahunan, yaitu FABI dan kompetisi nasional.
Agenda EEC diadakan dalam rangka memberi semangat kepada anak-anak dari berbagai daerah. Mereka diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar untuk untuk belajar akademik bidang sains, matematika, dan bahasa Inggris.
“Intinya melalui FABI ini kita memacu semangat belajar mereka. Selain itu, tujuan kami adalah untuk menjadikan Indonesia yang berkualitas dan berkarakter dan juga berwawasan internasional supaya nanti pas ke Singapura saat trip tahu seperti suasana belajar di sana,” kata ketua pelaksana FABI ke-13 menutup. (dan/ian)






