Blitar (beritajatim.com) – Destinasi wisata di Makam Bung Karno (MBK) masih menjadi destinasi wisata favorit di Kota Blitar. Setiap hari ada ratusan hingga ribuan wisatawan lokal hingga mancanegara datang ke Kawasan Wisata Makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
Tingginya tingkat kunjungan wisatawan ini tentu membawa berkah bagi masyarakat sekitar dan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Tercatat hingga pertengahan tahun 2024 ini, Pemkot Blitar bisa mendapatkan pendapatan hingga Rp1 miliar rupiah dari retribusi dan kunjungan di Kawasan Wisata Makam Bung Karno.
“Kunjungan wisata di MBK yang setiap hari ramai mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Disbudpar, yaitu pengelolaan retribusi parkir area wisata MBK yang dipusatkan di Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP),” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edy Wasono, Jumat (5/7/2024).
Tingkat kunjungan wisatawan di Makam Bung Karno Kota Blitar memang cukup tinggi. Rata-rata di hari kerja tingkat kunjungan wisatawan di Makam Bung Karno Kota Blitar mencapai 500-800 orang.
Sementara pada hari libur tingkat kunjungan bisa mencapai 1.000-2.000 orang. Jadi, tidak heran jika pendapatan asli daerah yang didapat dari Makam Bung Karno mencapai Rp. 1 Miliar rupiah selama setengah tahun ini saja.
“Selain itu retribusi pengunjung peziarah di Makam Bung Karno juga turut menyumbang perolehan PAD Kota Blitar,” tegasnya.
Pemerintah Kota Blitar sendiri mentarget PAD dari Kawasan Wisata Makam Bung Karno ini bisa mencapai Rp. 2 Miliar rupiah per tahun. Target tersebut kemungkinan bisa dicapai bila melihat kondisi saat ini.
“Sedangkan realisasi capaian PAD hingga saat ini sebesar Rp1 miliar,” imbuhnya.
Sejumlah wisata di Kota Blitar saat ini memang saling bersinergi dalam meningkatkan PAD dengan berbagai inovasi yang diberikan, salah satunya paket wisata (City Tour) yang menggabungkan kunjungan wisata lainnya di Kota Blitar.
Untuk diketahui selain Makam Bung Karno, Kota Blitar juga memiliki tempat wisata unggulan lain seperti Agrowisata Belimbing Karangsari, Water Park Sumber Udel, Fish Garden, Goa Maria, Wisata Makam Religi Aryo Blitar dan Wisata Kampung Edukatif lainnya di Kota Blitar.
“Terbanyak memberikan retribusi PAD adalah dari pengunjung dan retribusi parkir di area Makam Bung Karno,” pungkasnya. [owi/aje]






