Surabaya (beritajatim.com) – Blender adalah teman sejati di dapur. Alat serbaguna ini mampu membuat kreasi kuliner yang lezat dan menyegarkan, mulai dari smoothie buah yang kental hingga saus yang halus. Namun, tahukah kalian bahwa ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh diblender?
Memaksa memasukkan bahan-bahan tertentu ke dalam blender bisa berakibat fatal, lho! Tidak hanya merusak alat, hal ini juga bisa mengubah rasa dan tekstur makanan, bahkan berpotensi membahayakan kesehatan.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mari kita kenali 7 makanan yang sebaiknya dijauhkan dari blender:
1. Makanan Panas
Adakah diantara kalian yang suka memasukkan makanan panas ke dalam blender? Sebaiknya kalian berhenti melakukannya! Pasalnya, menempatkan makanan panas ke dalam blender dapat menimbulkan tekanan tinggi yang berisiko menyebabkan wadah blender meledak. Uap panas yang terperangkap bisa meledakkan blender dan melukai kalian.
Selain itu, panas juga dapat merusak material wadah blender, terutama yang terbuat dari plastik. Biarkan makanan panas tersebut mendingin terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruangan sebelum diproses dengan blender.
2. Makanan Beku
Meskipun menggoda untuk langsung menuangkan buah beku ke dalam blender untuk membuat smoothie dingin, sebaiknya tahan dulu keinginan tersebut. Makanan beku, seperti buah-buahan beku atau daging beku, dapat merusak pisau blender yang terbuat dari logam.
Tekstur makanan beku yang keras juga membuat blender bekerja lebih berat, sehingga berpotensi membuat motor blender cepat panas dan rusak. Cairkan makanan beku terlebih dahulu di microwave atau dengan air hangat sebelum diproses dengan blender.
3. Kentang
Membayangkan membuat kentang tumbuk dengan blender mungkin terdengar praktis. Namun, hasil yang didapatkan justru berbeda dari kentang tumbuk yang ideal. Pisau blender akan membuat kentang menjadi tekstur lengket dan lembek, jauh dari tekstur kentang tumbuk yang halus dan lembut. Gunakan alat khusus seperti potato masher untuk mendapatkan kentang tumbuk dengan tekstur yang lebih baik.
4. Makanan dengan Bau yang Kuat
Bawang putih, bawang merah, cabai, dan rempah-rempah sejenisnya memang kerap digunakan untuk menambah cita rasa pada makanan. Namun, bahan-bahan ini memiliki aroma yang kuat dan cenderung menempel pada material blender.
Meskipun sudah dicuci bersih, aroma tersebut bisa tertinggal dan berpindah ke makanan lain yang Anda blender nantinya. Untuk menghaluskan bahan-bahan dengan bau yang kuat, sebaiknya gunakan metode lain seperti mencincang atau memarut secara manual.
5. Es Batu
Meskipun es batu kerap digunakan untuk membuat smoothie yang dingin dan menyegarkan, ternyata menambahkan es batu langsung ke dalam blender bukanlah ide yang bijak. Es batu memiliki tekstur yang keras dan dapat merusak pisau blender. Selain itu, es batu juga bisa membuat tekstur smoothie menjadi berbusa dan tidak halus. Sebagai gantinya, gunakan air dingin atau susu dingin untuk mendapatkan smoothie yang dingin dan bertekstur halus.
6. Buah Kering
Buah kering yang memiliki banyak nutrisi itu biasanya memiliki tekstur yang keras dan kenyal. Alhasil, akan lebih susah untuk diproses dengan blender. Pisau blender akan kesulitan menghaluskan buah kering secara merata, sehingga tekstur smoothie atau saus kalian menjadi kasar dan tidak menyenangkan. Oleh karena itu, ada baiknya kalian menghaluskan buah kering, dengan alat khusus seperti food processor atau chopper.
7. Kacang dan Biji-Bijian
Kacang dan biji-bijian seperti almond, kacang tanah, atau biji chia memiliki tekstur yang sangat keras. Mengolahnya dengan blender dapat merusak pisau atau motor blender. Jika kalian perlu mengolah kacang atau biji-bijian, pertimbangkan untuk menggunakan food processor yang lebih kuat atau alat penggiling khusus.
Nah, dengan mengetahui hal ini, ada baiknya kalian menghindari untuk memasukkan jenis makanan di atas ke dalam blender. Selain untuk menjaga keawetan blender, kalian juga akan menikmati tekstur dan rasa hidangan yang lebih sempurna. [mnd/aje]






