Magetan (beritajatim.com) – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Jawa Timur mengukuhkan Pengurus Kormi Magetan di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Jumat (28/06/2024). Kormi Magetan dipimpin oleh Yok Sujarwadi dan membawahi 23 anggota.
Pj Bupati Magetan Hergunadi mengatakan Kormi memiliki cakupan yang luas dan mengarah ke olahraga yang menggembirakan. Dengan demikian, beberapa beban Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dapat dikurangi.
“Jadi, kita lebih mengarah ke bagaimana masyarakat bisa lebih gembira. Tadi ada festival juga, nanti kalau olahraga festival ini pasti fun,” ujar Hergunadi, Jumat (28/06/2024)
Hergunadi berharap Kormi dapat mensosialisasikan pentingnya olahraga kepada masyarakat. Manfaat olahraga bukan hanya prestasi, tetapi juga kesehatan dan kebugaran. “Olahraga ini untuk kita semua, ini di luar Koni. Tentunya nanti Dikpora yang fasilitasi. Jadi, kan sistem anggaran ini berjalan sesuai dengan prosedur yang ada,” jelas Hergunadi.
Hergunadi menjelaskan bahwa Kormi dapat mengurus anggaran melalui proposal. Anggaran tersebut dapat digunakan untuk pembinaan olahraga di semua tingkatan, mulai dari sekolah, pemuda, hingga manula. “Kormi ini kan luas, dari kecil sampai tua. Manula pun seperti saya ini juga,” kata Hergunadi.
Hergunadi menambahkan bahwa Kormi Magetan baru saja terbentuk, sehingga belum memiliki anggaran khusus. Namun, Kormi dapat berkoordinasi dengan Dikpora untuk memanfaatkan anggaran pembinaan olahraga dan pembinaan pemuda.
“Anggarannya tahu ini belum karena baru aja terbentuk. Prosedur anggaran itu pasti organisasi terbentuk ini baru mengajukan ke pemerintah melalui permohonan proposal. Ini ada tahapan-tahapan. Tapi tadi kami sampaikan di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga ini ada pembinaan olahraga, ada pembinaan pemuda. Ya tinggal koordinasi aja,” tutur Hergunadi.
Hergunadi yakin bahwa Kormi Magetan dapat berkembang pesat dan menjadi motor penggerak olahraga masyarakat di Magetan.
Terpisah, Ketua Kormi Magetan Yok Sujarwadi mengatakan bahwa Kormi Magetan merekrut pengurus dari induk-induk olahraga yang sudah ada dan berkembang di Magetan. Selain itu, Kormi Magetan juga melibatkan elemen masyarakat lainnya, seperti media, OPD, Bidadari Dunia Usaha, dan tokoh masyarakat.
“Sebetulnya kita kan merekrut dari induk-induk olahraga yang sudah ada dan sudah berkembang di Magetan. Mereka itu yang kita ikutkan kita gabung di dalam kepengurusan Kormi. Selain dari beberapa elemen masyarakat yang lain lah. Jadi ada media, ada dari OPD, ada dari dunia usaha gitu,” ujar Yok.
Yok menambahkan bahwa Kormi Magetan akan berkolaborasi dengan pemerintah, Koni, Dinas Dikpora. “Ini sudah mulai ada, jadi jemparingan tuh ada bulan depan tuh ada. Digabung dengan pameran pusaka yang tahunan itu. Nanti 14 Juli,” kata Sujarwadi.
Yok menegaskan bahwa Kormi Magetan akan fokus pada olahraga-olahraga masyarakat yang tidak tertampung di Koni. Kormi Magetan ingin menggerakkan masyarakat untuk berolahraga, khususnya olahraga tradisional.
“Kami tetap bawa semuanya lah olahraga-olahraga masyarakat yang tidak tertampung di Koni. Kita menggerakkan masyarakat olahraganya khususnya tradisional itu kita upayakan berjalan bersama. Kita wadai kita dorong di masyarakat di Magetan,” tutur Sujarwadi. [fiq/adv]






