Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan masyarakat hadir menikmati gelaran Pesta Rakyat yang berlangsung di Lapangan Raden Wijaya, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Jumat (22/6/2024). Pesta Rakyat tersebut menjadi satu lagi rangkaian memperingati Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto.
Acara dibuka langsung oleh Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. Uniknya, Mas Pj (sapaan akrab, red), kali ini divisualisasikan berupa animasi AI kekinian yang ditampilkan di layar besar, diiringi gerakan sorot lampu menyesuaikan instruksi dari suara orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini.
“Saatnya kita bersenang-senang merayakan Pesta Rakyat memperingati Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto. Mari bergandengan tangan, menyatukan semangat kedaulatan, kekuatan, kerjasama dan solidaritas dalam membangun Kota Mojokerto menuju Kota Wisata Sejarah yang mandiri, berdaya saing, dan berdampak,” ungkapnya.
Acara dikemas begitu semarak dengan menghadirkan beragam jenis hiburan. Sebagai awalan, penonton dibuat terpukau oleh penampilan Tari Saman para siswa difabel di Kota Mojokerto. Gerakan mereka begitu kompak dan harmonis, meski terdapat difabel tuli diantara para penari.
Pemkot Mojokerto juga mengundang sejumlah bintang tamu yang tidak asing lagi bagi kalangan muda-mudi Mojokerto. Antara lain yaitu Guyon Waton, Mr. Jono & Joni, dan Rastamaniez. Lagu-lagu hits dari masing-masing penampil berhasil mengguncang panggung.
Tak jarang, penonton juga kompak ikut menyanyikan bait-bait lagu yang dibawakan, menambah keseruan acara. Masyarakat begitu antusias menyaksikan hiburan yang disajikan di Pesta Rakyat. Penonton tak hanya memadati area depan panggung, juga di sekitar lokasi mobil videotron Diskominfo terpakir.
Mereka menukarkan kupon makan gratis di tenda-tenda yang telah berjajar rapi di sepanjang sisi selatan dan utara lapangan. Euforia Pesta Rakyat semalam tidak hanya dinikmati oleh pengunjung, melainkan juga para pedagang. Tidak hanya mereka yang memang biasa berjualan di sekitar lapangan Surodinawan, melainkan juga UMKM Mojokerto dan sekitarnya.
“Kalau ada event seperti ini memang jadi lebih ramai. Pembeli juga lebih banyak jadi keuntungan juga meningkat. Ini berkah dari event yang digelar Pemkot Mojokerto,” ujar penjual jus buah di sebelah selatan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto. [tin/ted]







