Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu tempat wisata edukasi yang bisa dikunjungi di Surabaya ialah Museum. Terlebih semua masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa pun dapat belajar lebih dalam terkait sejarah dan lain sebagainya.
Di Surabaya sendiri terdapat beberapa museum yang bisa dikunjungi di saat akhir pekan maupun libur panjang sekolah. Mulai dari museum pahlawan, pendidikan, hingga olahraga, semuanya ada. Terlebih harga tiket masuk (HTM) juga cukup murah. Anda tinggal atur jadwal bersama keluarga maupun teman.
Adapun berikut ini beberapa museum yang ada di Surabaya, di antaranya;
1. Museum 10 November
Lokasi: Jl. Pahlawan, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-15.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Museum yang berada di kawasan monumen Tugu Pahlawan ini, berisikan sejumlah barang, alat untuk berperang, hingga gambaran situasi saat para pahlawan berjuang mengusir penjajah pada 10 November 1945 di Surabaya.
2. Museum Pendidikan
Lokasi: Jl. Genteng Kali No. 10, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-21.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Adanya Museum Pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung kegiatan edukasi, riset, sekaligus rekreasi di Kota Pahlawan. Di dalam Museum Pendidikan ini menyimpan berbagai bukti mareriil pendidikan pada masa pra-aksara, masa klasik, masa kolonial, hingga masa kemerdekaan.
3. Museum Dr. Soetomo
Lokasi: Jl. Bubutan No.85-87, Bubutan, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-15.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Museum Dr. Soetomo diresmikan oleh Walikota Surabaya, Tri Risma pada November 2017 lalu. Pada museum ini khusus menyimpan riwayat hidup, Dr. Soetomo, yang selama ini dikenal sebagai pahlawan, tokoh penggerak, sekaligus salah satu pendiri organisasi Boedi Oetomo.
4. Museum H.O.S Tjokroaminoto
Lokasi: Jl. Peneleh Gg. VII No.29-31, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-15.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Mesuem ini menempati rumah yang dulunya ditinggali oleh H.O.S Tjokroaminoto dan keluarga. Mesuem ini telah menjadi saksi bisu perjuangan bangsa maupun lahirnya tokoh nasional. Bahkan, Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno pernah ngekos di sini.
5. Museum W.R. Soepratman
Lokasi: Jl. Mangga No.21, Tambaksari, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-15.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Di dalam meseum ini berisi barang-barang peninggalan W.R. Soepratman. Selain foto-foto, juga ada biola milik Sang Maestro. Adapun yang khas sari meseum ini ialah adanya patung W.R. Soepratman di depan meseum.
6. Meseum Olahraga Surabaya
Lokasi: Jl. Indagiri, Darmo, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-15.00 WIB (Senin Tutup)
HTM: Rp5 ribu (Pelajar dan mahasiswa gratis)
Museum ini dibangun untuk menggambarkan dinamika sejarah sekaligus budaya dalam dunia olahraga, khususnya di Surabaya. Adapun di dalam museum terdiri dari foto-foto hingga benda-benda sebagai bukti materiil.
7. Meseum De Javasche Bank
Lokasi: Jl. Garuda No. 1, Krembangan, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-16.00 WIB (Senin tutup)
HTM: Gratis
De Javasche Bank mengusung konsep Neo-Renaissance yang meliliki ciri khas seperti unsur simetris. Bangunan seluas 1000 meter persegi ini sebenarnya adalah hasil pugaran pada tahun 1910. Difungsikan pertama kali pada tanggal 14 September 1829, pemerintah Hindia Belanda memutuskan untuk membangun gedung baru di tempat yang sama dengan alasan modernisasi.
8. Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian
Lokasi: Universitas Airlangga, Jl. Dharmawangsa Dalam, kec. Gubeng, Surabaya
Jam Operasional: 8.00-16.00 WIB
HTM: Gratis
Awal berdirinya museum Etnografi dilatarbelakangi dari banyaknya koleksi yang dimiliki oleh salah satu pemrakarsa Antropologi Ragawi FISIP UNAIR, yaitu Dr. A. Adi Sukadana yang sering melakukan penggalian dalam konteks Antropologi Ragawi. Temuan-temuan tersebut akhirnya dikumpulkan dan disimpan di Departemen Antropologi, hingga akhirnya didirikanlah Museum Etnografi. (fyi/ian)






