Surabaya (beritajatim.com) – Polsek Sukolilo menangkap maling kabel di kampus ITS Surabaya, Minggu (02/07/2023) malam. Maling kabel yang itu adalah Hadi (46) warga Jember yang merantau ke Surabaya.
Walaupun ia mempunyai penyakit asam urat, ia mampu memanjat Lantai 4 gedung jurusan sistem kelautan ITS.
Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan jika aksi pencurian kabel penangkal petir yang dilakukan oleh Hadi saat itu ketahuan oleh petugas keamanan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Hadi yang diteriaki oleh kedua petugas keamanan lantas panik. Kakinya yang sakit karena asam urat tidak bisa bergerak dengan cepat untuk menuruni gedung. Ia pun terpeleset hingga menyebabkan kaki kanannya bengkak.
“Setelah diamankan, Hadi dibawa ke Polsek Sukolilo untuk pemeriksaan,” ujar Sholeh ketika dikonfirmasi Beritajatim.com, Jumat (07/07/2023).
[berita-terkait number=”2″ tag=”surabaya”]
Dalam pemeriksaan, petugas mendapati satu tang catut dan dua kabel tembaga sepanjang 4 meter. Dihadapan penyidik, Hadi mengaku jika ia nekat mencuri karena melihat kabel itu seperti barang yang tidak digunakan kembali. Ia bisa mengetahui jalur naik ke gedung lantai 4 Sistem Kelautan ITS karena ia pernah menjadi kuli dalam pembangunan gedung itu.
“Oleh tersangka dipikir kabel di sela-sela gedung itu tidak dipakai karena kabel ground bawahnya sudah tidak ada sehingga terdangka naik dan mengambil kabel-kabel itu,” imbuh Sholeh.
Sementara, Hadi ketika diwawancarai ia sudah mencuri sebanyak 10 kali di kampus ITS dalam kurun waktu satu minggu. Total, ia telah mendapatkan 10 kilogram kabel yang dijual ke tukang rongsokan sebanyak Rp1,2 juta. Ia mengaku membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari karena ia hidup di Surabaya sebatang kara.
“Ya saya butuh uang untuk makan dan beli rokok. Karena saya hidup disini sendirian. Saya menyesal,” tutup Hadi. (ang/ted)






