Surabaya (beritajatim.com) – Program Surabaya Mengajar memberikan kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk merasakan langsung dunia pendidikan. Salah satu yang mengikuti program ini adalah Marwati Utami, Mahasiswi Untag Surabaya.
Tami, sapaannya itu mengakui bahwa pengalaman ini bisa membuka mata akan kompleksitas menjadi seorang pendidik. Magang ini sendiri berlangsung selama satu semester, dimulai dari 12 Januari hingga 16 Juni 2024.
Adapun salah satu lokasi program magang tersebut yakni di SMPN 24 Surabaya, tempat di mana para peserta mendapatkan pengalaman mengajar yang berharga.
Selama program berlangsung, Tami mengaku jika dirinya banyak belajar bahwa menjadi seorang pendidik memerlukan persiapan yang matang dalam menyampaikan materi kepada siswa.
“Menjadi seorang pendidik tidaklah mudah. Selain mengajar, saya juga terlibat dalam kegiatan dokumentasi, pengawasan ujian, piket 5S, dan pengisian materi di kelas kosong,” ujarnya, Senin (6/5/2024).
Sebagai seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, Tami mengaku jika dirinya banyak melakukan kegiatan yang cenderung fokus pada broadcasting, seperti mendokumentasikan tiap aktivitas sekolah.
“Dari rangkaian kegiatan yang ditugaskan, membuat saya banyak melakukan interaksi tidak hanya dengan guru-guru melainkan juga interaksi yang menyenangkan dengan para siswa SMPN 24 Surabaya,” ungkapnya.
Melalui pengalamannya, Tami berharap agar lebih banyak mahasiswa ikut serta dalam program Surabaya Mengajar. Menurutnya, program ini telah terbukti membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta mendukung pengembangan guru dan proses pembelajaran.
Sementara itu, Guru SMPN 24 Surabaya Nia Dwi Ratnasari menuturkan bahwa program Surabaya Mengajar memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke dalam dunia pendidikan, dan memperluas pemahaman tentang kegiatan di sekolah.
“Mereka bisa tahu bahwa di sekolah itu tidak hanya kegiatan belajar mengajar antara guru dengan peserta didik, melainkan ada banyak kegiatan lainnya seperti kegiatan literasi numerasi,” tutur Nia.
Program Surabaya Mengajar (PSM) merupakan program yang diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya untuk memberdayakan sekolah-sekolah yang ada di Kota Surabaya.
Program ini merupakan bentuk program konversi ke kuliah kerja nyata untuk mahasiswa S1. Tujuan adanya program ini yakni untuk meningkatkan kompetensi siswa-siswi di Surabaya dalam hal literasi dan numerasi agar lebih siap dengan perkembangan zaman. [ipl/but]






