Tuban (beritajatim.com) – Motif suami di Tuban berinisial M (65) yang tega bunuh istrinya, Tarimah (56), terungkap. Pelaku ternyata kesal lantaran ditinggal pergi istrinya menjenguk cucu di Surabaya selama beberapa hari.
Hal itu terungkap saat M yang tega mencekik Tarimah karena sebelumnya korban mengunjungi rumah anaknya di Surabaya M kesal karena korban tak kunjung pulang ke Tuban.
Saat di rumah, korban tiba-tiba dianiaya oleh suaminya, lalu dicekik hingga meninggal dunia. Karena sadar telah membunuh istrinya, M menyerahkan diri ke Polsek Grabagan pada Selasa (23/4/2024).
“Jadi sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku nampak kebingungan dan dalam kondisinya kurang sehat dan mengalami mual dan muntah. Kemudian meminta izin menginap di sekitar Mapolsek,” ujar Kapolsek Grabagan Iptu Sampir Santoso.
Lalu, pada Rabu (24/4/2024), M mengakui telah membunuh istrinya dan berencana bunuh diri dengan meminum pestisida. Pada saat itu bergegas Kapolsek Grabagan mendatangi lokasi kejadian dan ditemukan istrinya sudah tidak bernyawa berbaring di kasur dengan ditutupi selimut berwarna biru.
“Jadi korban ini sudah sering cekcok atau KDRT hingga berujung meninggal dunia,” kata Sampir.
Saat pemeriksaan oleh tim medis, bahwa ditemukan lebam di tubuh korban, selain leher karena dicekik oleh Mujiono, juga tubuh korban diantaranya bagian kepala seperti ada benturan dan mengeluarkan cairan.
“Hingga saat ini masih kami dalami, pelaku sudah kami amankan di Polsek,” pungkasnya. [ayu/beq]






